Selaras dengan Kebijakan Pemerintah Pusat, Bupati Wonosobo Bergerak Cepat Tangani 8.500 Kasus Anak Putus Sekolah

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, fokus atasi 8.500 anak putus sekolah dan tingkatkan kualitas pendidikan di 2025.

Harianterkini.com –  Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyoroti urgensi peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam Rapat Koordinasi Evaluasi APBD 2024, persiapan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, serta penyusunan dokumen perencanaan.

Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Mangunkusumo, Sekretariat Daerah Wonosobo, pada Senin, 6 Januari 2024, membahas salah satu isu utama yaitu tingginya angka putus sekolah, terutama di tingkat SMP dan SMA. Data awal mencatat sekitar 15.000 anak mengalami putus sekolah, namun setelah proses verifikasi, angka tersebut menurun menjadi 8.500 anak.

“Kami akan melakukan penelusuran ulang, verifikasi, dan penelusuran data anak-anak tersebut. Jika ditemukan alasan spesifik mereka putus sekolah, kami akan mencari solusi yang paling tepat,” ungkap Afif. Ia juga menekankan perlunya penambahan kapasitas daya tampung untuk jenjang SMP dan SMA demi memenuhi kebutuhan pendidikan di Wonosobo.

Usulan penambahan fasilitas tersebut telah diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kami sudah mengajukan permohonan ke provinsi untuk menambah ruang kelas dan kapasitas di SLTP serta SLTA. Semoga dapat terealisasi pada tahun 2025,” jelasnya. Afif menambahkan bahwa peningkatan kapasitas ini membutuhkan tambahan tenaga pendidik sebagai konsekuensinya.

Sebagai alternatif, Bupati juga menyiapkan opsi bagi anak-anak yang enggan kembali ke jalur pendidikan formal. Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi antarinstansi dalam mengatasi masalah pendidikan.

Menurut Afif, pendidikan yang berkualitas merupakan fondasi utama untuk membangun SDM unggul di Kabupaten Wonosobo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *