Praktisi Pasar Modal: Investasi Pertambangan Indonesia Harus Beri Nilai Tambah Jangka Panjang

Praktisi Pasar Modal: Investasi Pertambangan Indonesia Harus Beri Nilai Tambah Jangka Panjang
Praktisi Pasar Modal dan Co-founder PasaRDana, Hans Kwee, mengatakan program hilirisasi pertambangan yang sedang diterapkan Pemerintah membutuhkan dukungan dari perusahaan yang kuat dan sehat. Keberhasilan program ini dapat dilihat dari sisi modal, teknologi, serta penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG).

Program hilirisasi sumber daya alam Indonesia makin didorong penanaman modal asing di sektor pertambangan dalam negeri. Namun, investasi ini harus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi Indonesia.

Indonesia telah menyaksikan peningkatan investasi pertambangan nikel dalam beberapa tahun terakhir. Investasi ini bertujuan memenuhi kebutuhan nikel dunia sebagai bahan baku utama dalam industri kendaraan listrik.

Perusahaan-perusahaan terkemuka, seperti Tesla, Ford, dan Volkswagen menunjukkan minat mereka untuk berinvestasi di sektor pertambangan nikel dan menggunakan nikel Indonesia sebagai sumber daya utama kendaraan mereka.

“Penanaman modal asing dari perusahaan-perusahaan dunia yang membutuhkan nikel Indonesia memang menjadi bagian penting dari strategi hilirisasi sumber daya alam Pemerintah. Namun, harus dipastikan juga bahwa investasi ini jangan hanya bersifat ekstraktif. Harus ada nilai tambah untuk masyarakat sekitar dan masyarakat Indonesia secara umum, seperti praktik atau standar pertambangan berkelanjutan, kontribusi sosial dan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat lokal,” jelas Hans Kwee, yang juga menjadi dosen di Universitas Trisakti dan Universitas Atmajaya Jakarta, Senin (10/7/2023),

Hans Kwee berujar, pilihan yang tepat dalam memilih perusahaan penanaman modal asing di Indonesia dapat membantu meningkatkan standar keberlanjutan dan teknologi dalam industri pertambangan dalam negeri.

Salah satu contoh yang dapat dijadikan acuan di Indonesia adalah perusahaan PT Vale Indonesia di Sulawesi Selatan (Sulsel). Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan pernah menyebut PT Vale sebagai contoh bagi semua perusahaan tambang di Indonesia karena investasi semacam ini adalah yang dibutuhkan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *