HARIANTERKINI.COM – Persiapan event World Superbike (WSBK) Mandalika 2021 di Pertamina International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mencapai 100%. Dari sarana, prasarana, pengamanan serta protokol kesehatan telah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan kesiapan penyelenggaraan event internasional World Superbike (WSBK) Mandalika 2021 di Pertamina International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat sudah mencapai 100%. Sekitar 25 ribu penonton nantinya akan terbagi dalam tiga klasifikasi, untuk masyarakat yang ingin membeli di hari pertama sebesar Rp 150 ribu, hari kedua Rp 200 ribu, dan Rp 300 ribu untuk hari ketiga. Sementara untuk masyarakat yang ingin membeli paket selama tiga hari seharga Rp 770 ribu.
Untuk kelancaran mobililasi selama berada di sirkuit, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi memastikan kelancaran konektivitas antar moda transportasi yang berlangsung mulai 19-21 November 2021. “Acara ini telah dipersiapkan dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan terkait. Kami juga ingin memastikan konektivitas antarmoda transportasi untuk melancarkan mobilitas para peserta beserta tim official dan juga masyarakat yang akan hadir menonton,” ujar Budi.
Sementara untuk pengamanan, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Korem Wira Bhakti telah menggelar simulasi pengamanan di Sirkuit Mandalika. Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan dengan matang perhelatan lomba balap itu. Terdapat 3 ribu personel gabungan yang bakal diterjunkan khusus untuk mengamankan event internasional itu. Dia memastikan pengamanan sudah dilakukan secara mendetail, termasuk dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.
Tak luput dari perhatian terkait protokol kesehatan dimasa pandemi ini, pemerintah juga telah memberikan panduan protokol kesehatan bagi penyelenggaraan kegiatan. Agenda-agenda WSBK tentunya akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, yang terintegrasi aplikasi PeduliLindungi.
Menparekraf berharap, gelaran ini menjadi kesempatan untuk kebangkitan ekonomi. “Harapan kita event ini memberikan peluang untuk membuka lapangan kerja sehingga ekonomi bangkit. Serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar Mandalika, Lombok dan NTB meningkat,” katanya.
Baca juga : QRIS, Satu QR Code Untuk Seluruh Pembayaran – Memudahkan UMKM!
