Kegiatan Memasak : Memasak Makanan Sehat (2)

HARIAN TERKINI.COM : – Makanan yang kita nikmati setiap hari, pasti sudah dipertimbangkan dan terpilih untuk kebutuhan dan kemanfaatan bagi kesehatan badan. Mengonsumsi makanan yang tepat dan sehat juga mampu membantu mencegah malnutrisi dan mengurangi resiko berbagai penyakit tidak menular.  Jadi…jangan sampai salah memasak/mengolahnya.
Bahkan mengonsumsi makanan sehat tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga suasana hati. Oleh karena itu, tidak ada kata terlambat…memulai atau melanjutkan kembali kebiasaan untuk hidup yang lebih sehat, dimulai dengan mengubah cara memasak makanan.
Nah, ingin mengonsumsi makanan sehat, sebaiknya harus mengetahui cara yang tepat mengolah bahan makan terlebih dahulu. Bila tidak tepat mengolahnya, makanan sehat bisa jadi tidak sehat lho.   Cara memasaknya akan mempengaruhi lezat tidaknya makanan yang akan kita santap.  Pasalnya ada beberapa cara masak yang membuat bahan makanan sehat jadi kehilangan kandungan nutrisinya.
Kandungan gizi makanan tersebut bisa hilang begitu saja akibat cara masak yang salah. Cara memasak yang salah juga bisa membuat makanan yang tadinya sehat berubah menjadi salah satu sumber penyakit bagi tubuh karena kandungan gizinya hilang atapun telah berubah menjadi senyawa berbahaya bagi kesehatan.
Oleh karena itu, prinsip makan sehat tidak hanya menggunakan bahan-bahan segar, namun juga terletak pada pengolahan bahan makanan dengan cara yang sehat.  Berupaya menghindari memasak dengan cara digoreng sekaligus mengutamakan cara memasak yang sehat.
Agar makanan yang dikonsumsi tetap sehat dan bergizi, terdapat beberapa pilihan cara memasak sehat yang dapat dilakukan:
1. Kukus.  Mengukus makanan tidak memerlukan minyak sama sekali. Kematangan makanan bahkan akan lebih merata, namun tidak menghilangkan rasa dan nutrisi di dalamnya.    Mengukus juga lebih baik dalam membantu mempertahankan nilai gizi pada sayuran daripada merebus.
2. Rebus. Proses merebus makanan ini samasekali tidak memerlukan minyak, bahkan dengan merebus daging maka lapisan lemak di bagian atas air rebusan dengan mudah dibuang.   Kuah kaldu daging dari metode rebusan kaya akan rasa, kandungan gizi  makanan tidak hilang (asalkan tidak direbus terlalu lama).
3. Tumis.   Menumis makanan hanya memerlukan sedikit minyak, sehingga tidak menambah jumlah lemak dan kalori yang ada pada makanan.   Metode memasak hanya dilakukan sebentar, sehingga tidak merusak kandungan gizi dalam makanan.
4. Panci Tekan.  Penggunaan alat masak ini bekerja dengan cepat sehingga dapat memperpendek waktu memasak.   Metode ini tidak menghilangkan rasa khas bahan-bahan makanan tertentu, mempertahankan kandungan vitamin/mineral makanan.  Memasak dengan panci tekan sangat cocok untuk mengolah daging, buah, dan kacang-kacangan.
5. Panggang.   Saat memanggang, kelebihan lemak di makanan akan keluar. Proses ini  tidak memerlukan minyak untuk memasak.   Rasa dan aroma makanan yang dipanggang  akan semakin lebih menggoda.
6. Hindari Deep Frying.  Mengolah makanan dengan menggunakan banyak minyak (deep frying) harus dihindari karena dapat merusak kandungan gizi, sekaligus bisa memasok tambahan lemak jenuh dan lemak trans serta kalori ke dalam makanan.
7. Menggunakan Air fryer.  Alat air fryer ini memanfaatkan udara panas untuk memasak makanan tanpa minyak.  Kandungan gizi dalam makanan lebih terjaga karena tidak memerlukan suhu yang terlalu tinggi sehingga perlu memperhatikan betul cara menggunakan air fryer.
Nah…banyak sekali pilihan memasak yang sehat yang harus mulai dicoba dari sekarang. Setiap hari, mulailah mengkonsumsi makanan sehat dibarengi dengan memperhatikan cara memasak makanan yang akan dikonsumsi.
Jangan sampai menginginkan mengkonsumsi makanan yang bermanfaat berubah menjadi pembawa masalah bagi kesehatan badan.

 

BACA JUGA :

  1.  Kegiatan Memasak : Dalam Hidup Kita Saat Ini (1)

2.  QRIS, Satu QR Code Untuk Seluruh Pembayaran – Memudahkan UMKM!

 

Table of Contents

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *