5 Poin Pembahasan Presiden Jokowi Kepada Para Ketum Parpol

5 Poin Pembahasan Presiden Jokowi Kepada Para Ketum Parpol

HARIANTERKINI.COM –  Jakarta, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate mengatakan ada lima topik yang dibahas kepala negera dengan elite partai politik tersebut. Pertama adalah penanganan pandemi Covid-19 di tanah air yang saat ini sedang dilakukan oleh pemerintah.

“Kita tentu bersyukur bahwa melalui penanganan pandemi dan kerja bersama seluruh komponen masyarakat, capaian-capaian memerikan tanda-tanda positif dan menggemberikan, menjadi tugas kita bagaimana menjaga capaian tersebut dan terus berusaha mengakhiri,” ujar Johnny kepada wartawan, Kamis (26/8).

Kedua adalah terkait perekonomian nasional. Kata dia, pemerintah dan koalisi pendukung mengapresiasi bahwa melalui kerja keras di suasana yang tidak menentu seperti ini, tapi di 2021 ini terlihat tanda-tanda penanganan ekonomi Indonesia telah perlahan-lahan tumbuh.

“Karena kuartal 1 kontranski 0,7 persen, kuartal 2 tumbuh 7,7 persen, harapannya pertumbuhan bisa dipertahankan di kuartal 3 dan kuartal 4. Namun tetap harus memperhatikan dampak penularan varian Delta dan kebijakan PPKM,” katanya.

Kemudian ketiga adalah startegi ekonomi dan bisnis negara. Johnny menuturkan partai koalisi pendukung kompak mendukung agar kebijakan perekonomian Indonesia bisa beranjak ke ekonomi yang berbasis produksi dan produktif.

“Sehingga mendorong menghasilkan nilai tambah yang lebih, secara khusus melalui proses-proses pengolahan di dalam negeri bisa dilakukan. Khsususnya di sketor pertambangan, pertanian dan sektor ekonomi hijau, hiirisasi dan digitalisasi,” tuturnya.

Johnny menuturkan, yang keempat adalah terkait dengan ketatanegaraan yakni Otonomi Daerah (Otda) dan sistem pemerintah. Kata dia, walaupun saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19, namun tetap dibutuhkan kecepatan dalam mengambil keputusan, kebijakan dan menjawab tantangan yang ada.

“Dibutuhkan satu evaluasi menyeluruh agar Indonesia di dalam tata kelola pemerintahan pusat, pemda, dan sistem pemerintahan secara nasional itu dapat memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat,” ungkapnya.

Selanjutnya kelima adalah terkait ibu kota negara baru. Walaupun saat ini sedang pandemi Covid-19 tapi pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur harus tetap dibahas.

“Perpindahan ibu kota negara tidak akan berlangsung hari ini, yang pertama yang harus dilakukan kesiapan legislasi yang memadai, oleh karena itu proses politik dalam menghasilkan UU ibu kota negara yang cocok akan dilakuakn bersama-sama dengan partai koalisi,” tuturnya.

Johnny mengungkapkan, setelah Presiden Jokowi menyampaikan lima poin pokok yang dibahas tersebut, selanjutnya tujuh ketua umum partai politik tersebut memberikan pandangannya.

“Para ketum memberikan apresaisi dan penghargaan tinggi atas kinerja pemerintah yakni presiden, anggota kabinet, kinerja pemda, kinerja aparat dan masyarakat, sehingga kita bisa sejauh ini menangani Covid-19 lebih baik,” pungkasnya.

Baca juga : Parpol Koalisi Tegaskan Untuk Mendukung Kebijakan Presiden Jokowi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *