harianterkini.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat (SR) merupakan salah satu program prioritas yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilai sebagai bentuk penguatan nilai sila kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, melalui upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Pernyataan tersebut disampaikan Wamen Fajar saat melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Cibadak di Kabupaten Sukabumi pada Jumat (6/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia berdialog dengan kepala sekolah serta menyapa para siswa secara langsung di ruang kelas. Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat menunjukkan peran aktif negara dalam memastikan bahwa anak-anak dari latar belakang sosial ekonomi yang terbatas tetap memiliki peluang untuk memperoleh pendidikan, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Ia menilai Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Presiden Prabowo yang berfungsi sebagai “jembatan emas” bagi para siswa untuk memperbaiki masa depan mereka melalui pendidikan. Wamen Fajar pun mendorong para siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh sehingga kelak dapat meraih kesuksesan, membanggakan orang tua, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Dalam dialog bersama para siswa, Wamen Fajar juga menanyakan kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung. Salah seorang siswa menjelaskan bahwa mereka tengah mempelajari koding sebagai bagian dari pembelajaran yang bertujuan menyiapkan keterampilan masa depan. Mendengar hal tersebut, ia mengaku terkesan dengan semangat belajar serta berbagai cita-cita yang disampaikan para siswa.
Dalam percakapan itu, para siswa mengungkapkan beragam impian, mulai dari melanjutkan studi di perguruan tinggi ternama, menjadi dokter, hingga bercita-cita menempuh pendidikan di Jepang atau Inggris untuk mendalami industri sepak bola. Wamen Fajar pun memberikan motivasi agar para siswa tidak ragu untuk bermimpi besar dan terus belajar dengan tekun.
Ia menekankan bahwa kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh kondisi latar belakang keluarga, melainkan oleh karakter serta kebiasaan positif yang dimiliki. Menurutnya, orang yang berhasil biasanya memiliki kebiasaan rajin belajar, disiplin, bekerja keras, jujur, taat beribadah, serta memiliki kepedulian untuk membantu sesama.
Pada kesempatan yang sama, Wamen Fajar juga menyampaikan bahwa dirinya membantu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam menjalankan berbagai program prioritas kementerian. Ia pun mendorong agar program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) serta Senam Anak Indonesia Hebat dapat diterapkan di Sekolah Rakyat sebagai bagian dari penguatan karakter siswa.
Menurutnya, sistem sekolah berasrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat memungkinkan pembiasaan tersebut dilaksanakan secara lebih konsisten dalam kehidupan sehari-hari para siswa. Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Cibadak menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 100 siswa pada jenjang SMP yang berasal dari berbagai kecamatan.
Para siswa yang sebelumnya berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi rentan kini mulai menunjukkan rasa percaya diri yang lebih tinggi dan mendapatkan lingkungan belajar yang lebih baik, didukung oleh fasilitas pendidikan yang disediakan oleh negara. Menutup kunjungannya, Wamen Fajar kembali mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan sebaik-baiknya dan belajar dengan penuh kesungguhan.
