Danantara Mempercepat Pembaruan Tata Kelola di Seluruh BUMN

harianterkini.com – Danantara Indonesia sebagai pengelola investasi negara yang memegang mandat atas portofolio Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menjalankan langkah penguatan tata kelola serta penataan fundamental perusahaan secara menyeluruh. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar praktik terbaik.

Dalam proses konsolidasi manajemen, Danantara melalui entitas holding operasionalnya, Danantara Asset Management, melakukan penelaahan komprehensif terhadap berbagai perusahaan BUMN. Evaluasi tersebut meliputi peninjauan kebijakan akuntansi, kualitas serta pencatatan aset, penguatan sistem tata kelola perusahaan, hingga integrasi manajemen risiko guna memastikan standar pengelolaan yang lebih kuat dan profesional.

Langkah perbaikan ini sebelumnya telah dimulai pada kelompok perusahaan konstruksi atau Perusahaan Karya, dan kini secara bertahap diperluas ke berbagai sektor lain dalam portofolio BUMN. Fokus utama dari inisiatif ini mencakup normalisasi dan peningkatan kualitas aset, penyelarasan sistem pencatatan agar laporan keuangan lebih akurat dan mutakhir sesuai standar akuntansi yang berlaku, serta penerapan pengelolaan perusahaan yang transparan dan berhati-hati.

Selain itu, Danantara juga menitikberatkan pada penguatan fundamental keuangan perusahaan melalui peningkatan kualitas laba, penguatan arus kas operasional, pertumbuhan EBITDA yang berkelanjutan, disiplin dalam belanja modal, serta struktur permodalan yang sehat. Upaya tersebut juga diarahkan pada peningkatan return on assets (ROA), perbaikan margin operasional, peningkatan kemampuan memenuhi kewajiban keuangan, serta pengelolaan likuiditas yang lebih terukur.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat kinerja perusahaan tidak hanya tercermin dari pertumbuhan angka secara nominal, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan arus kas yang stabil, menjaga solvabilitas perusahaan, meningkatkan return on equity (ROE), serta memperkuat kapasitas pembagian dividen kepada negara sebagai pemegang saham.

Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menyampaikan bahwa langkah governance reset ini merupakan bagian dari komitmen manajemen baru untuk memastikan pengelolaan BUMN lebih berorientasi pada penciptaan nilai ekonomi nyata dan keberlanjutan jangka panjang. Menurutnya, sebagai pengelola aset negara, Danantara memiliki tanggung jawab untuk meninjau kembali kualitas aset, kebijakan akuntansi, serta disiplin tata kelola di seluruh portofolio BUMN agar kondisi neraca perusahaan mencerminkan situasi yang aktual, kredibel, dan prudent.

Ia menambahkan bahwa ukuran keberhasilan perusahaan ke depan tidak hanya diukur dari besarnya nilai aset atau angka pada laporan keuangan, melainkan dari kualitas laba, kekuatan arus kas, serta kemampuan perusahaan menciptakan nilai ekonomi yang nyata. Fokus utama manajemen adalah membangun fondasi bisnis yang mampu menghasilkan pendapatan riil serta dividen berkelanjutan bagi negara.

Dengan penguatan fundamental keuangan dan disiplin tata kelola yang lebih kuat, perusahaan BUMN diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperbaiki margin operasional, serta menciptakan nilai tambah bagi negara sebagai pemegang saham. Danantara menegaskan bahwa proses transformasi ini dilaksanakan secara sistematis dan bertahap, dengan tetap menjaga stabilitas operasional dan kesinambungan bisnis seluruh portofolio BUMN sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional dalam jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *