Sinergi Pusat dan Daerah, Dorong Akselerasi Program 3 Juta Rumah

harianterkini.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan apresiasi atas upaya Pemerintah Kota Malang dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah. Apresiasi itu disampaikan saat kedua menteri didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meninjau langsung Perumahan ASN di Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (17/10/2025).

Peninjauan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap inisiatif daerah dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat. Kedua menteri melihat secara langsung progres pembangunan hunian yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat dan kategori yang ditentukan.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa pembangunan perumahan ASN merupakan bagian dari strategi Pemkot dalam mendukung realisasi PSN 3 Juta Rumah. Ia menyebut bahwa penyediaan hunian ini dilakukan dengan memanfaatkan aset yang dimiliki oleh daerah.

“Sejauh ini untuk perumahan ASN, Pemkot Malang telah membangun 560 unit rumah di Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, 176 unit di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, dan 64 unit di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru,” urainya.

Komitmen Pemkot Malang dalam pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah juga tercermin dari konsistensi penganggaran yang diarahkan untuk mendukung pembangunan rumah layak huni dan pengentasan kemiskinan melalui program bedah rumah bagi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dukungan Pemkot Malang terhadap program 3 Juta Rumah diantaranya terealisasinya anggaran PSU Perumahan sebesar Rp18,41 miliar sepanjang 2022–2025.

“Berbagai kebijakan pro Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) juga terus didorong, antara lain pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk nominal di bawah Rp30 ribu, penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk MBR, serta kemudahan dalam penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Hingga tahun 2025, tercatat 45 unit rumah MBR telah memperoleh dokumen PBG,” urai Wahyu.

Dukungan terhadap program ini juga dilakukan melalui kolaborasi penyelenggaraan perumahan dengan berbagai mitra CSR. Sebanyak 40 unit rumah telah dibangun, dengan 22 unit selesai dan 18 unit dalam tahap penyelesaian. Total, bantuan pembangunan dan renovasi mencapai sekitar 70 unit rumah selama 2023–2025.

“Pemkot Malang menegaskan komitmen untuk terus mendorong penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan program nasional dan upaya pengentasan kemiskinan di daerah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *