Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti kondisi ekonomi Indonesia yang tetap stabil walaupun diguncang aksi demonstrasi yang berujung rusuh.
Prabowo, dalam pertemuan dengan sejumlah media massa di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, menilai hal tersebut lantaran adanya kesadaran berbangsa dan bernegara yang rasional, dengan mengutamakan selalu kepentingan bangsa dan rakyat di atas kepentingan kelompok.
“Kemarin ada guncangan demonstrasi yang akhirnya menjadi kerusuhan, tapi ternyata ekonomi kita masih stabil,” ujar Prabowo sebagaimana keterangan yang diterima.
“Sehingga saya semakin percaya bahwa apabila seluruh elit Indonesia punya kesadaran berbangsa dan bernegara dengan rasional, dengan mengutamakan selalu kepentingan bangsa dan rakyat di atas kepentingan kelompok, saya percaya kita akan lebih cepat bangkitnya,” imbuhnya.
Lebih lanjut Prabowo mengatakan dirinya yakin bahwa fundamental ekonomi dan politik Indonesia cukup kuat dan solid. Semua indikator ekonomi menunjukkan bahwa terdapat suatu kekuatan di ekonomi Indonesia.
Presiden menyebut seluruh program yang pemerintahannya rancang telah menunjukkan hasil nyata.
“Makan Bergizi Gratis sudah mencapai 25 juta penerima manfaat. Kita berharap sesuai rencana Desember akan sampai 82,9 juta. Kalaupun tidak Desember, saya percaya Januari (2026) akan sampai. Tapi kita tidak grusa-grusu, kita tidak usah terlalu memaksakan diri, kita yakin dengan strategi yang sudah kita tempuh,” kata Prabowo.
Terakhir, Kepala Negara meminta rakyat untuk dewasa menyikapi narasi-narasi yang beredar yang tidak sesuai dengan keadaan di Indonesia.
