Program makan bergizi gratis (MBG) terus digencarkan pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan prestasi pelajar. Program ini juga bertujuan untuk mengurangi angka kekurangan gizi serta meningkatkan konsentrasi dan energi anak-anak selama belajar di sekolah.
Sejumlah penelitian menunjukkan asupan gizi yang baik berpengaruh langsung terhadap daya pikir dan kemampuan akademik siswa. Anak-anak yang mendapatkan makanan sehat cenderung lebih fokus di kelas. Salah satu wilayah yang telah mulai menerapkan MBG adalah Kediri, dengan dukungan Yayasan Konco Kulo Prabowo Gibran sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Program ini berjalan sejak 24 Februari dan menargetkan lebih dari 4.000 siswa di berbagai jenjang pendidikan.
Ketua Yayasan Konco Kulo Prabowo Gibran, Minadi Pujaya, menegaskan program ini adalah bentuk investasi bagi generasi muda, bukan sekadar pengeluaran anggaran.
“Program MBG ini bukan pemborosan, tetapi investasi untuk anak-anak yang akan memegang masa depan bangsa. Harapannya, program ini bisa berjalan dengan baik dan merata di seluruh Indonesia,” ujar Minadi.
Jika dikelola dengan baik, MBG berpotensi menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun generasi yang lebih sehat dan berprestasi.
