Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dirancang untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.

Acara ini juga menjadi salah satu inisiatif Pemerintah untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi 8%. Airlangga mengatakan, bahwa KEK merupakan salah satu strategi utama untuk mendongkrak daya saing ekonomi Indonesia di kancah internasional.

“Arahan Presiden untuk mencapai angka pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen menjadikan Kawasan Ekonomi Khusus ini sebagai salah satu instrumen penting dalam menarik investasi dan mendorong kegiatan ekonomi,” kata Airlangga Hartarto.

Total realisasi investasi ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menembus kisaran Rp 242,5 triliun. Angka tersebut merupakan kumulatif di sepanjang tahun 2024. Adapun penyerapan tenaga kerja di KEK telah melampaui 151 ribu pekerja.

“Untuk tahun ini investasi yang sudah masuk (ke KEK) mencapai Rp.242,5 triliun dengan 151 ribu tenaga kerja,” ungkap Airlangga usai menghadiri Special Economic Zones Business Forum 2024 di Jakarta.

Saat ini terdapat sekitar 24 proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang didukung Pemerintah Indonesia. Proyek KEK ini tersebar di berbagai sektor termasuk manufaktur, kesehatan, pendidikan, serta ekonomi digital.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *