Presiden Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, di Downing Street 10, London, pada Kamis, 21 November 2024. Pertemuan ini difokuskan untuk mempererat hubungan bilateral dan membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris.
PM Starmer secara langsung menyambut kedatangan Prabowo di depan pintu utama kantornya. Dalam sambutannya, pemimpin Partai Buruh Inggris ini mengapresiasi kedatangan Prabowo, menyatakan bahwa hubungan kedua negara telah berjalan baik, dan mengungkapkan komitmennya untuk memperluas kolaborasi di masa depan.
“Kita telah menjalin kerja sama yang produktif, dan saya optimistis ada banyak peluang strategis yang dapat kita kembangkan bersama,” ujar PM Starmer dalam pernyataan tertulisnya.
Prabowo, pada kesempatan yang sama, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari pemerintah Inggris. Menurutnya, Inggris menunjukkan minat untuk bekerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor, termasuk ekonomi, perikanan, pendidikan, kesehatan, dan pertahanan.
Pernyataan Bersama mengenai Kemitraan Strategis Baru antara Indonesia dan Inggris yang dirilis pada 21 November 2024, menggarisbawahi sejumlah Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani. Fokus kerja sama mencakup pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, pembangunan manusia, pertahanan, kebijakan luar negeri, perubahan iklim, transisi energi, dan pembangunan berkelanjutan. Peluncuran kemitraan strategis ini dijadwalkan pada 2025.
Kunjungan ke Inggris menutup rangkaian lawatan luar negeri Presiden Prabowo yang dimulai sejak 8 November 2024. Sebelumnya, Prabowo menghadiri berbagai pertemuan penting di Cina, Amerika Serikat, Peru untuk KTT APEC, serta Brasil untuk KTT G20.
