Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Uruguay, Omar Paganini, di sela-sela KTT G20 yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil.
Dalam pertemuan tersebut, Sugiono membahas peluang kerja sama di bidang energi terbarukan, termasuk pengembangan tenaga angin, air, dan biomassa. Uruguay, yang dikenal sebagai salah satu pemimpin dalam transisi energi dengan lebih dari 90 persen listriknya berasal dari energi terbarukan, menjadi mitra strategis dalam diskusi ini.
Selain itu, kedua negara juga mendorong pertukaran keahlian dan pengalaman di sektor pertanian dan peternakan. Sugiono mengusulkan kerja sama dalam pengembangan food estate serta berbagai komoditas seperti padi, daging sapi, ayam, ikan, dan produk susu untuk mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Uruguay berharap Indonesia dapat mendukung program sertifikasi halal, mengingat kedua negara telah menandatangani MoU terkait Jaminan Produk Halal. Uruguay juga menyatakan kesiapannya untuk memasok daging sapi halal berkualitas tinggi ke Indonesia, yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sugiono menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat meningkatkan ekspor daging sapi dan domba halal dari Uruguay ke Indonesia. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Uruguay dan Konsul Kehormatan Indonesia di Montevideo atas bantuan mereka kepada WNI, terutama bagi sekitar 800-1000 warga Indonesia yang singgah di Uruguay setiap tahunnya, mayoritas bekerja sebagai anak buah kapal (ABK).
