Beberapa waktu terakhir, masih heboh terkait Pemilu 2024 pasca pencoblosan, dimana para pendukung maupun simpatisan saling serang dan menjatuhkan Paslon satu sama lainnya. Adapun ujaran kebencian dan provokasi mulai marak digaungkan untuk merendahkan Paslon satu sama lainnya. Mengingat masyarakat mudah dipecah belah antar sesama bangsa sendiri.
Masyarakat Indonesia dengan beragam sangat beragam banyak suku, agama, etnis merupakan salah satu keunggulan kalau mampu menjaga persatuan dan kesatuannya, namun juga bisa menjadi rentan untuk dipecah belah karena perbedaan tersebut.
Oleh karena itu, masyarakat perlu merekatkan persatuan agar tidak mudah dipecah belah oleh negara asing, harus masif dilakukan. Persatuan dan kesatuan dalam menjaga NKRI merupakan kunci utama dalam mencegah adanya pecah belah antar masyarakat Indonesia.
Perkembangan teknologi dengan maraknya penggunaan media sosial semakin mempermudah masyarakat tersulut dalam menerima informasi yang belum diketahui kebenarannya. Pesan melalui aplikasi WhatsApp, komentar di facebook, twitter, dan lainnya sangat mudah orang terpancing. Terutama dalam membahas hal-hal sensitif mengenai perbedaan dalam pilihan politik pada Pemilu 2024
Selain itu, Pemerintah punya tanggung jawab menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat. Peran pemerintah pusat hingga ke level pemerintah provinsi, kabupaten dan kota harus lebih masif dalam menyampaikan informasi yang mencerdaskan, menghindari mis informasi apalagi sering menimbulkan pro kontra yang berkepanjangan.
