Proyek IKN Diburu Korea, Eropa, UEA Hingga China Berkat Kesuksesan G20

Proyek IKN Diburu Korea, Eropa, UEA Hingga China Berkat Kesuksesan G20
HARIANTERKINI.COM – Kesuksesan Gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 menarik minat beberapa perusahaan asing dari sejumlah negara untuk berinvestasi dalam proyek pembangunan IKN Nusantara.

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, mengatakan gelaran tersebut telah menghasilkan nota kesepahaman investor dari Korea Selatan yakni LG dan Hyundai. Sejumlah negara lainnya juga telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara.

Bahlil menambahkan, perusahaan produsen listrik multinasional, Foxconn juga disebut berminat untuk masuk ke Ibu Kota Negara Nusantara.

Dia mengungkapkan Foxconn akan masuk dalam penyediaan teknologi di IKN Nusantara. Saat ini, pemerintah tengah mendiskusikan proposal yang ditawarkan Foxconn.

“Foxconn punya keinginan dan sudah menyampaikan langsung ke bapak presiden ketertarikan Foxconn untuk bisa masuk dalam investasi di IKN,” ungkapnya.

Mengutip dari keterangan resmi Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan, disebutkan bahwa gelaran Korea-Indonesia Business Roundtable telah menghasilkan 10 nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama ekonomi Korea-Indonesia, inisiatif transisi hijau, mineral penting dan kerja sama pembangunan infrastruktur.

Sebelumnya, Otorita IKN Nusantara telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Hyundai Motor Company dan LG CNS dalam rangkaian acara B20 Summit di Bali.

Nota Kesepahaman tersebut merupakan tindak lanjut dari Strategi Indo-Pasifik yang diumumkan oleh Presiden Yoon selama KTT Korea-Asean yang membahas lima bidang utama yakni digital, rantai pasokan, perubahan iklim, kerja sama pembangunan, dan investasi.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi, mengatakan terdapat dua MoU yang ditandatangani oleh Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, yakni pertama dengan President Advanced Air Mobility Division Hyundai Motor Company Jaiwon Shin terkait dengan realisasi Advanced Air Mobility (AAM).

Adapun, perjanjian kedua yang diteken adalah dengan CEO LG CNS Young Shub Kim tentang kolaborasi kota cerdas Nusantara.

“Kolaborasi antara Otorita IKN dengan Hyundai dan LG merupakan wujud komitmen untuk menjadikan IKN Nusantara sebagai pusat inovasi dan teknologi yang menarik pengembangan bisnis dan ekonomi hijau di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan proyek pemindahan ibu kota negara yang tengah dilakukan Indonesia bakal membuka peluang investasi di sektor infrastruktur senilai US$20,8 miliar atau setara Rp323 triliun.

 

BACA BERITA SELANJUTNYA: KTT G20 Sukses, Indonesia Makin Penting di Mata Dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *