Wacana Presiden Jokowi Jadi Cawapres Sudah Tidak Relevan

HARIANTERKINI.COM – Wacana untuk memasangkan Jokowi sebagai calon wakil presiden (Cawapres) dari Prabowo Subianto direspons oleh PDIP dan Gerindra. PDIP menilai wacana itu sudah tidak relevan mengingat adanya batasan dalam undang-undang.

“Menjadi sangat tidak relevan seseorang yang pernah menjabat presiden kemudian ikut lagi mencalonkan sebagai wakil presiden,” ujar Politikus PDIP Masinton Pasaribu, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Menurut Masinton, Indonesia menganut presidensial yakni presiden memegang kekuasaan tertinggi sementara wakil presiden hanya berperan membantu presiden. Oleh karena itu, seorang presiden yang maju sebagai calon wakil presiden akan menjadi presiden buruk dalam sistem ketatanegaraan.

Sementara itu, Partai Gerindra menghormati hak setiap orang untuk memilih dan dipilih dalam proses Pemilu. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut, pihaknya merasa terhormat setiap mendapatkan usulan siapa yang pantas untuk menjadi pendamping Prabowo Subianto. Namun, Muzani mengaku belum mendengar adanya wacana memasangkan duet Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024.

Baca juga: Wakil Kepala BPIP Tegaskan Pentingnya Merawat Ideologi Pancasila dalam RKUHP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *