HarianTerkini.com – Harun Wanimbo yang merupakan salah satu tokoh Pegunungan Tengah Papua yang berasal dari Kabupaten Tolikara menyebutkan bahwa semua pihak harus menyambut baik adanya daerah otonomi baru (DOB) Pegunungan Tengah Papua demi masa depan orang Papua.
Oleh karena itu, Harun Wanimbo juga meminta mereka untuk menyambut DOB tersebut dengan tangan terbuka karena merupakan jawaban untuk generasi penerus di Bumi Cenderawasih.
Harun Wanimbo dalam siaran pers di Jayapura menegaskan bahwa DOB ini harus mendapat dukungan dari semua pihak, apalagi pemerintah pusat sudah membuka ruang baru.
“Ini harus didukung demi masa depan daerah yang lebih baik,” katanya menandaskan.
Menurut Harun Wanimbo, begitu banyak kesempatan yang diberikan oleh pemerintah pusat sehingga orang Papua mendapatkan kesempatan sebagai gubernur, bupati, DPRD, sekda, dan pejabat lainnya.
Dengan demikian, sambungnya, orang pegunungan tengah yang telah memiliki kekuasaan di Provinsi Papua, ini adalah wujud kasih dari Tuhan.
Ditegaskan Harun Wanimbo, Tuhan mempercayakan anak manusia yang memiliki kemampuan seperti Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom, yang telah mendeklarasikan diri meju sebagai Calon Gubernur Papua sehingga harus didukung.
Dikatakan pula bahwa apa yang ada di depan mata saat ini harus diterima terlebih dahulu. Hal ini bukan kepentingan pribadi dan popularitas, melainkan DOB adalah kepentingan daerah dan untuk generasi ke depan.
Bahkan, Pemerintah Indonesia juga sudah membuka ruang tiga DOB baru sehingga ini harus didukung untuk masa depan daerah.
“Anak-anak kita yang kuliah dan akan selesai yang kita sekolahkan, yang pak Gubernur Papua sekolahkan itu ini sudah kesempatan mereka, orang tua telah siapkan lahan ini. Soal Papua merdeka itu ketetapan Tuhan akan tiba pada saatnya tanpa campur tangan siapapun,” ucapnya.
“Itu sama dengan Tuhan melepaskan umat Allah dari Firaun yang tidak ada canpur tangan siapapun itu otoritas Tuhan melalui Musa membawa keluar umat dan hal itu akan terjadi juga dan umumnya kami Papua dan Papua Barat tetap satu dalam kehidupan ini,”sambungnya lagi.
“Kami ini sudah tua-tua hanya tinggal beberapa tahun, hadirkan DOB untuk generasi masa depan,” katanya lagi.
Disebutkan pula bahwa pemekaran telah diatur oleh Negara sehingga sudah sepatutnya diterima masyarakat, kemudian digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan orang banyak di Papua.
Baca juga : Freddy H Toam Sebut Integrasi Papua Ke RI Final Sejak 1 Mei 1968
