Wapres Ma’ruf Amin Siapkan Strategi Defensive Dinamis Aktif Untuk Selesaikan Papua

ma'ruf-amin-siapkan-strategi-defensive Wakil Presiden RI - Ma'ruf Amin

HarianTerkini.com – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengungkapkan saat ini sedang menyiapkan strategi untuk menyelesaikan kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Pengamanan masyarakat di Papua dari KKB dilakukan dengan cara defensif dinamis dan aktif sehingga dapat mencegah adanya korban jiwa.

Ma’ruf Amin saat ditemui HarianTerkini.com di sela-sela kunjungan kerjanya di Bukittingi (Sumatera Barat) mengatakan “Saya kira pemerintah sekarang dalam pertemuan terakhir kita supaya tidak defensif pasif, tetapi defensif yang dinamis aktif,”

Diketahui, dua orang tukang ojek hari ini menjadi korban penembakan dari kelompok KKB Papua, di Kampung Lumbuk Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya. Peristiwa itu terjadi pada Selasa hari ini sekira pukul 10.00 WIT.

“Karena itu harus ada perubahan strategi di dalam mengawal masyarakat supaya mereka
memang tidak menjadi korban dan menyebarkan ketenangan,” kata Ma’ruf Amin menambahkan

Wapres Ma’ruf Amin menegaskan saat ini sedang dirumuskan strategi pemerintah untuk
menyelesaikan masalah Papua ini. Tim perumusan strategi dipimpin Menko Polhukam
bersama Panglima TNI, Kapolri, BIN, dan semua unsur.

“Untuk membuat langkah-langkah ke depan supaya masyarakat aman dan juga pembangunan kesejahteraan tidak terganggu. Jadi keamanan berkorelasi dengan pembangunan kesejahteraan,” kata Ma’ruf Amin selanjutnya.

Kronologi penembakan tukang ojek oleh KKB di Kabupaten Puncak Jaya, Papua

Seperti diketahui, teror kembali dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Kini, dua tukang ojek jadi korban penembakan KKB di Kampung Lumbuk, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, sekitar pukul 10.00 WIT, Selasa (12/4/2022).

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan satu korban penembakan KKB di antaranya meninggal dunia. Sementara, satu orang lainnya dalam keadaan kritis.

Goliat Tabuni pimpinan KKB penembak tukang ojek di Puncak Jaya, Papua

“Ada dua korban dari penembakan itu, yang meninggal dunia atas nama Soleno Lolo akibat luka tembak dibagian rusuk sebelah kanan dan yang satu kritis atas nama Sauku Dg Paewa mengalami luka tembak di bagian kepala,” kata Kamal.

Korban kritis dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapat perawatan medis. Korban meninggal dunia masih menunggu keputusan dari pihak keluarga, apakah diterbangkan ke kampung halaman atau dimakamkan di Puncak Jaya.

“Kedua korban sudah berada di RSUD Mulia, untuk korban selamat dalam penanganan tim medis. Sedangkan untuk korban meninggal dunia masih menunggu pihak keluarga,” ujar Kamal.

Kedua korban ditembak oleh KKB saat berkendara setelah mengantarkan penumpang. Mereka kemudian dihentikan oleh orang tak dikenal.

“Pelakunya masih didalami dan perlu dikumpulkan keterangan untuk mengetahui dari kelompok mana yang melakukan kekerasan di Puncak Jaya,” pungkas Kamal.

Baca juga : Rencana Investasi di IKN Nusantara? Ketahui Kebijakan Pemberian Hak Atas Tanah Wilayah Ibu Kota Baru

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *