Pemerintah Berupaya Menekan Penyebaran Omicron di Indonesia

Omicron

HARIANTERKINI.COM – Pemerintah menyampaikan bahwa varian baru Virus Corona B.1.1.529 atau Omicron telah tersebar di 13 negara dan kemungkinan besar virus ini mempunyai transmisi penularan lebih tinggi dibandingkan varian-varian sebelumnya. Kondisi ini membuat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan untuk merespon dengan cepat usaha pemerintah dalam menghadapi varian baru ini.

Munculnya varian baru virus corona di negara Afrika Selatan yaitu Varian B.1.1.529 (Omicron), dideteksi pertama kali di Botswana yang membawa banyak mutasi virus corona. Menurut National Institute for Communicable Diseases (NICD) sebanyak 22 kasus Covid-19 dari infeksi varian Omicron ini tercatat di negara tersebut setelah dilakukan pengurutan genom. Sementara, untuk lebih jelas, karakteristik Omicron ini masih dalam tahap penelitian.

Pemerintah berupaya untuk memperkecil penyebaran virus Omicron yakni :

  1. Pemerintah resmi menutup pintu masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki riwayat perjalanan dalam 14 terakhir dari 11 negara yang telah terjadi transmisi lokal varian Omicron (kecuali kepada pemegang visa diplomatik dan dinas, pejabat asing setingkat menteri ke atas beserta rombongan yang melakukan kunjungan resmi/kenegaraan, masuk dengan skema Travel Corridor Arrangement, dan delegasi negara anggota G20);
  2. Perpanjangan masa karantina WNA-WNI menjadi 7 hari, sementara untuk WNA-WNI dengan riwayat perjalanan dari negara-negara terinfeksi virus Omicron akan dikarantina selama 14 hari setiba di Tanah Air;
  3. Pelaku perjalanan internasional yang dikarantina tetap wajib sudah divaksin dan melakukan tes Covid-19 pada awal (entry test) dan akhir (exit test) masa karantina;
  4. Memperkuat identifikasi dari deteksi varian virus yang ada berkembang;
  5. Pemerintah meminta masyarakat tetap patuhi protocol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas);
  6. Pemerintah memperkuat 3T (testing, tracing, dan treatment), dan percepatan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: WSBK Mandalika 2021 Penggerak Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata Lombok, NTB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *