Kemenperin klaim RI Jadi Basis Produksi dan Hub Ekspor Otomotif Jerman

Otomotif

HARIANTERKINI.COM – Kementerian Perindustrian menyampaikan bahwa Indonesia dipercaya menjadi basis produksi dan hub ekspor industri otomotif Jerman yakni PT Mercedes Benz Indonesia yang telah mampu memproduksi model sedan termewah dalam line up Mercedes-Benz saat ini.

Kepercayaan yang telah diberikan ini menunjukkan bahwa industri otomotif RI telah dipercaya sebagai basis produksi kendaraan bermotor semua segmen mulai kelas low, middle sampai premium and luxury.

Industri otomotif di Indonesia saat ini mampu berdaya saing tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di kancah Internasional. Hal ini dapat dilihat dari capaian jumlah ekspor produk kendaraan roda empat atau lebih, termasuk juga komponennya.

Periode Januari – September 2021, ekspor kendaraan Completely Built Up (CBU) sebanyak 207 ribu unit dengan nilai Rp 37,65 triliun, kemudian 62 ribu set untuk Completely Knock Down (CKD) dengan nilai Rp 0,96 triliun, dan 65 juta pieces komponen dengan nilai Rp 21,86 triliun. Tujuan ekspor otomotif Indonesia tersebut telah mencapai lebih dari ke 80 negara.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), Kemenperin Taufiek Bawazier menyampaikan bahwa pertumbuhan kelas menengah, demografi, penetrasi teknologi digital, serta tren penggunaan energi baru dan terbarukan mengalami peningkatan. Hal ini akan menjadi katalisator transformasi industri kendaraan bermotor nasional menuju teknologi zero emission.

Taufik menegaskan, pemerintah telah siap memasuki era teknologi zero emission melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) untuk Transportasi Jalan. Dan didukung dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2021, yang menyebutkan bahwa kendaraan dengan teknologi zero emission seperti BEV dan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) yang produksi di dalam negeri, akan diberikan tarif PPnBM sebesar 0 persen.

“Pemerintah mendorong agar Mercedes Benz dapat menjadikan Indonesia sebagai ekspor hub kendaraan bermotor, baik konvensional maupun elektrifikasi ke pasar global,” ungkap Taufiek.

Sebelumnya, pada Oktober 2021, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan kunjungan kerja ke Jerman. Pada kunjungan tersebut, Menperin Agus bertemu dengan DAIMLER AG (Mercedes-Benz), memaparkan peluang investasi di tanah air bagi produsen kendaraan kelas premium dari Eropa, termasuk potensi Indonesia sebagai basis pengembangan teknologi kendaraan zero emission.

Duta Besar Republik Jerman bagi Indonesia, Ina Lepel menyampaikan selamat atas peluncuran produk E-Class dan S-Class produksi Indonesia, mengingat tidak banyak perusahaan Jerman yang beroperasi di Indonesia, dan Mercedes adalah kebanggaan negara Jerman dan dunia.

Melalui kesempatan tersebut, Ina Lepel juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah sukses menjadi official partner country pada Hannover Messe 2021 yang berlangsung secara digital.

Baca juga: Presiden Jokowi Lantik 12 Duta Besar LBBP RI untuk Negara Sahabat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *