HARIANTERKINI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya peningkatan kerja sama kawasan oleh negara anggota ASEAN. Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-39 ASEAN yang digelar secara virtual. Jokowi bilang penguatan lembaga ASEAN penting dilakukan di tengah situasi dinamis pandemi virus corona (Covid-19).
“Kita harus bekerja keras untuk memperkuat kesatuan dan sentralitas ASEAN. Kita harus segera memperkuat kapasitas dan efektivitas kelembagaan ASEAN,” ujar Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor.
Oleh karena itu, Gugus Tugas Tingkat Tinggi yang akan mulai bekerja tahun depan dalam mengembangkan Visi ASEAN pasca-2025 juga perlu membahas rekomendasi penguatan ASEAN. Indonesia berharap, pada akhir tahun depan dapat menerima rekomendasi tersebut serta mengambil keputusan untuk penerapannya tahun 2023.
“Dengan demikian, ASEAN akan siap dan segera lepas landas untuk mewujudnyatakan Visi Baru pasca-2025. Indonesia telah menyampaikan concept paper bagi pembahasan mengenai penguatan ASEAN. Saya sangat menghargai dukungan para pemimpian ASEAN terhadap inisiatif Indonesia ini,” kata Jokowi.
Pada kesempatan itu, Jokowi juga membahas implementasi ASEAN Outlook on the Indo-Pasifik (AOIP). Jokowi menilai AOIP memiliki prinsip yang jelas.
“Sudah saatnya kita semua memberikan perhatian bagi kerja sama konkrit pelaksanaan AOIP,” terang Jokowi.
Dalam kaitan inilah, tahun 2023 Indonesia akan mengadakan forum kerja sama infrastruktur Indo-Pasifik. Forum ini akan diselenggarakan saat Indonesia memegang amanah sebagai Ketua ASEAN.
Baca juga: Refleksi Sumpah Pemuda, Jarnas: Generasi Muda Wajib Dukung Roda Pemerintahan
