Di Bawah Kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia Lebih Maju

Di Bawah Kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia Lebih Maju
HARIANTERKINI.COM – JAKARTA. Sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia lebih maju dan berbagai perubahan paradigma serta cara kerja pemerintahan diinisiasi oleh Joko Widodo. Tak hanya soal wacana, namun dia sendiri yang berpeluh keringat mengawalinya melalui kerja nyata untuk Indonesia.

Beberapa bulan pasca dilantik pada tahun 2014 lalu, Presiden Jokowi mengambil langkah berani, sekaligus tidak populer. Dia mencabut sebagian subsidi energi untuk dialokasikan dalam sektor yang produktif.

Presiden Jokowi menghentikan kebiasaan rezim sebelumnya, yang banyak memberikan subsidi hanya untuk meredam gejolak saja. Misalnya, rezim SBY selama 10 tahun membakar 3000 Triliun hanya untuk subsidi BBM.

Tanpa ada upaya memajukan bangunan dasar negara. Memang perih sekali di awal, namun ini akan menjadi seperti jamu yang menyehatkan struktur ekonomi Indonesia.

Tak hanya itu, kerajaan mafia minyak dalam Petral juga dihancurkannya. Dengan hilangnya beberapa sumber daya itu, sedikit banyak juga mengurangi ‘jatah’ bagi para jaringan elit dan mafia yang terlibat di dalamnya.

Secara bersamaan, Presiden Jokowi menggeber infrastruktur nasional. Dia bangun infrastruktur di luar Jawa, agar sama dengan pembangunan di Jawa. Dia buat BBM satu harga di Papua, dia bangun rel kereta di Kalimantan, dan jalan tol di Sumatera.

Semua itu, diarahkan untuk membuat ketimpangan semakin kecil dan pemerataan pembangunan semakin baik.

Praktis, di bawah pemerintahannya, Presiden Jokowi mampu menciptakan kemandirian bangsa, bukan hanya lewat restrukturisasi APBN dan hutang, tetapi juga melakukan revolusi mental dengan menghapus semua bisnis rente yang melahirkan mafia di semua lini.

Segala kerja nyata Presiden Jokowi yang diarahkan untuk berpihak kepada rakyat, secara diametral juga membuat pihak oposisi merasa tidak nyaman.

Oleh karena itu, berbagai isu negatif, informasi hoax dan ujaran kebencian ditimpakan kepadanya. Diantaranya, sentimen agama, isu PKI, polemik Perppu Ormas, dan hutang negara.

Namun, meski dihantam kanan-kiri, Presiden Jokowi tak pernah goyah. Dia tetap bekerja dengan hati. Dia tidak ragu untuk tetap turun ke lapangan secara langsung, melihat kerja rakyat, dan memperjuangkan berbagai program yang berpihak kepada rakyat.

Bisa dikatakan, Presiden Jokowi tetap sibuk bekerja saat barisan mafia dan gerombolan berjubah terus menggalang cara untuk menggulingkannya.

Dengan berbagai kerjanya itu, kini kepemimpinan Presiden Jomowi telah berhasil melalukan pembangunan secara merata di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, Presiden RI ke tujuh ini juga berhasil mengangkat nama baik Indonesia di kancah internasional.

Kita tak ragu bahwa slogan “Kerja, Kerja, Kerja” akan mampu mengantarkan Indonedia menjadi bangsa dan negara yang maju. Oleh karenanya, kita harus jaga agar kepemimpinan Presiden Jokowi ini terus bekerja, setidaknya hingga tahun 2024 nanti.

Semua itu, agar pembangunan dapat tuntas dilakukan ke depan. Juga agar sesuatu yang telah dimulai dengan baik dan benar saat ini, tidak dikembalikan mundur kembali oleh barisan para mafia sisa Orde Baru dan gerombolan berjubah pencari kekuasaan itu.

 

Baca berita lainnya : PB PMII Nilai Kebijakan Pemerintah Soal PPKM Mikro Tepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *