HARIANTERKINI.COM – Perhelatan Pilkada 2020 membawa dampak positif bagi perekonomian bangsa secara menyeluruh. Sehingga dampak negatif Covid 19 terhadap sektor perekonomian akan segera dapat teratasi.
Pemilihan Kepala Daerah 2020 akan menghidupkan perekonomian lintas sektoral dimana akan terjadi perputaran uang yang begitu besar sehingga mengubur segala mimpi buruk akan resesi ekonomi yang menghantui Indonesia. Arus kas yang begitu besar pada Pilkada 2020 merupakan stimulus yang meningkatkan optimisme bahwa perekonomian Indonesia sangatlah kuat dan mampu menghadapi berbagai ancaman global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah 2020 diharapkan bisa menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal empat mendatang. Perputaran uang di masyarakat diprediksi mencapai Rp35 triliun pada Pilkada 2020, dalam bentuk biaya penyelenggaraan hingga dana kampanye para calon peserta kontestasi. Dana tersebut bisa menggerakkan ekonomi setelah berkontraksi 5,32 persen pada kuartal kedua tahun 2020.
Selain itu, ajang pemilihan kepala daerah 2020 diharapkan juga dapat meningkatkan kreatifitas kontestan yang berlaga. Peserta Pilkada didorong adu strategi menekan angka Covid-19. APK yang berbasiskan sanitasi seperti masker dan hand sanitizier akan memenuhi ruang publik. Pemilihan kepala daerah secara langsung juga turut andil dalam menekan penyebaran Covid 19. Sehingga tidaklah berlebihan apabila diartikan Pikada 2020 memberikan dampak yang dahsyat bagi bangsa Indonesia, meningkatkan perekonomian dan juga turut menekan penyebaran wabah Covid 19.
Besarnya manfaat tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Baik di wilayahnya yang diselenggarakan Pilkada ataupun tidak. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa lintas regional merupakan tren konsumsi Indonesia. Mengingat pentingnya hal tersebut, maka seluruh lapisan masyarakat harus mendukung suksesi Pilkada 2020 dan meningkatkan optimisme kemajuan ekonomi bangsa sehingga Indonesia dapat segera terbebas dari ancaman wabah Covid 19.
Baca Juga : Kadistrik di Puncak Jaya Dukung Otsus Karena Papua Adalah NKRI
