JDP minta dialog evaluasi otsus digelar bermartabat

JDP minta dialog evaluasi otsus digelar bermartabat
HARIANTERKINI.COM – Koordinator Jaringan Damai Papua (JDP), Pastor RD John Alberto Bunay, minta rapat dengar pendapat (RDP) yang akan digelar Majelis Rakyat Papua (MRP) dalam rangka evaluasi  otonomi khusus (otsus) Papua dilakukan dengan cara-cara yang bermartabat dan saling menghargai satu dengan yang lain demi menjunjung tinggi martabat rakyat Papua.

Hal ini disampaikan Pr Bunay dalam rapat koordinasi dengan MRP di Hotel Home, Kota Jayapura-Papua

Dikatakan Pr Bunay, dalam evaluasi tersebut, martabat manusia harus menjadi tolok ukur dari segala macam pertimbangan, terutama pertimbangan peraturan yang manusiawi dan uang yang mengalir ke Papua selama 20 tahun. Karena uang bisa mendukung apapun aktivitas kemanusiaan tetapi tidak bisa menggantikan martabat manusia.

“Revisi (evaluasi otonomi) khusus secara bermartabat karena Papua menuntut martabat. Harga diri itu lebih penting daripada uang atau apapun,” tandas Koordinator Jaringan Damai Papua (JDP) Pr Bunay.

Koordinator Jaringan Damai Papua (JDP) Pr Bunay menambahkan, Jakarta (pemerintah pusat) dan rakyat Papua harus duduk bersama, saling menghargai, dan bicara dengan akal yang sehat serta otak yang dingin. Dengan pikiran jernih dan hati tulus mendialogkan evaluasi pelaksanaan otonomi khusus Papua selama 20 tahun sehingga menghasilkan kesepakatan yang bisa diterima rakyat Papua sebagai penerima manfaat otonomi khusus.

“Bicara dengan pikiran jernih dan hati penuh kasih, lalu merumuskan sesuatu sebagai manusia yang Berketuhanan Yang Maha Esa,  yang bermartabat dan berkeadilan sosial, ini (dialog) yang bermartabat,” ungkapnya.

Baca berita lainnya : Jadikan Pilkada Momentum Akbar Lawan Covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *