PSBB di Kota Tasikmalaya Berjalan Efektif

JAKARTA, HARIANTERKINI.COM – Selama masa penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tren pelanggaran oleh masyarakat relatif berkurang dari hari ke hari. Sehingga selama pelaksanaan PSBB tidak ada lagi kasus positif covid-19 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

 

“Ini yang perlu kita banggakan dan pertahankan. Namun juga bukan berarti sudah selesai, ini merupakan langkah awal yang baik dan seluruh masyarakat di Kota Tasikmalaya harus tetap patuh aturan selama PSBB,” ujar Walikota Tasikmalaya Budi Budiman kepada wartawan, 10/05/2020

 

Namun menurut Budi, masih terdapat pelanggaran yang paling sering terjadi selama PSBB seperti warga tidak mengenakan masker. Selain itu, masih ada pengemudi kendaraan bermotor yang berboncengan. “Kebanyakan masker dan kendaraan yang berboncengan,” ujar Budi.

Lanjut Budi, petugas di lapangan terus berusaha mengingatkan agar warga mematuhi aturan selama PSBB. Jika terdapat warga yang tak menggunakan masker, petugas di lapangan akan meminta untuk kembali atau memutar arah.

Sementara untuk sepeda motor yang berboncengan, Budi menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya memberikan sedikit keringanan. “Selama yang berboncengan tinggal di satu alamat sesuai KTP,  petugas masih tetap akan mengizinkan mereka. Tapi kalau beda alamat, kita harus turunkan satu,” kata dia.

 

Budi juga menambahkan, penerapan PSBB di Kota Tasikmalaya sudah berdampak pada kasus Covid-19. Sejak penerapan PSBB pada 6 Mei 2020, tidak ada penambahan pasien positif Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *