Jakarta, HarianTerkini.com – Presiden Joko Widodo (jokowi) menegaskan, pemerintah sejak awal telah menyampaikan secara terbuka terkait dengan data Covid-19 di Indonesia. Siapapun berhak mendapatkan data yang ada, demi upaya pencegahan dan penanganan pandemi virus corona.
Ia juga menerangkan, pemerintah tidak pernah menutupi data perkembangan Covid-19 maupun jumlah orang yang meninggal akibat terinfeksi virus mematikan ini. Karena itu, mantan wali kota Solo ini meminta, tidak ada lagi masyarakat yang menilai pemerintah menutupi data pandemi corona.
“Mengenai komunikasi yang terbuka, sistem informasi data yang terbuka kepada semua pihak. jangan ada yang menganggap-anggap lagi kita ini menutup-tutupi,” ungkap Jokowi dalam Rapat Terbatas bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jakarta, Senin,(20/2020)
Jokowi juga menegaskan, keterbukaan soal data Covid-19 telah menjadi komitmen pemerintah. Karena itu, ia juga meminta kepada untuk transparan mengenai data ini agar mempercepat proses penanganan oleh tim yang telah ditugaskan oleh pemerintah.
“Tidak ada sejak awal kita ingin menutup-tutupi masalah-masalah yang ada,” tegasnya.
Sementara itu,perkembangan data Covid-19,secara rutin disampaikan oleh Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.
