Jakarta, HarianTerkini.com- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah berhitung untuk menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah anjloknya harga minyak mentah. Namun, Kementerian ESDM memastikan bahwa harga BBM di Indonesia saat ini lebih murah jika dibandingkan dengan negara tetangga.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi menjelaskan, konflik minyak antara negara OPEC dan non OPEC pada awal Maret 2020, menyebabkan indikasi oversupply yang kemudian memicu turunnya harga minyak dunia secara tajam.
Kejadian ini bersamaan dengan adanya pandemi Covid-19 yang mulai merebak sejak awal tahun 2020.
Pertimbangan lain yang dicermati Pemerintah dalam penyesuaian harga BBM adalah melemahnya nilai tukar Rupiah dan konsumsi BBM yang jauh menurun di beberapa kota, seperti Jakarta. Penurunan konsumsi BBM ini mencapai 50 persen.
“Pemerintah memonitor perkembangan ini yang mana sebelumnya telah 2 kali dilakukan penurunan harga BBM jenis bahan bakar umum seperti Pertamax pada awal tahun 2020,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4).
Agung menegaskan, saat ini harga BBM Indonesia masih merupakan salah satu yang termurah di Asia Tenggara dan beberapa negara di dunia lainnya.
Selama ini Pemerintah mendukung penyediaan subsidi dan juga kompensasi harga BBM dengan jumlah yang kian meningkat yang disebabkan harga minyak yang tinggi dibandingkan harga jual BBM dalam negeri.
