<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Protokol Kesehatan | HARIANTERKINI.COM</title>
	<atom:link href="https://harianterkini.com/tag/protokol-kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianterkini.com</link>
	<description>Menyajikan Berita Tercepat &#38; Terakurat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Aug 2022 17:02:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/04/cropped-logo2-1-32x32.png</url>
	<title>Protokol Kesehatan | HARIANTERKINI.COM</title>
	<link>https://harianterkini.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pandemi Belum Berakhir, Tetap Patuhi Protkes dan Segera Lakukan Vaksinasi Booster</title>
		<link>https://harianterkini.com/2022/08/pandemi-belum-berakhir-segera-booster/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2022/08/pandemi-belum-berakhir-segera-booster/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadlan Ramadhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2022 17:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Booster]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Protkes]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Booster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=7564</guid>

					<description><![CDATA[<p>HARIANTERKINI.COM, JAKARTA &#8211; Pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir. Kendati telah memasuki masa transisi menuju endemi, namun masyarakat diingatkan agar tidak abai protokol kesehatan. Pasalnya, sampai saat ini masih muncul mutasi virus Covid-19 yang menginfeksi masyarakat dunia. Bukan hanya negara-negara luar, Indonesia juga masih mencatatkan kasus aktif Covid-19 hingga lebih dari 50.000. Dokter Spesialis Gizi KlikDokter,...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2022/08/pandemi-belum-berakhir-segera-booster/">Pandemi Belum Berakhir, Tetap Patuhi Protkes dan Segera Lakukan Vaksinasi Booster</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h5>HARIANTERKINI.COM, JAKARTA &#8211; Pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir. Kendati telah memasuki masa transisi menuju endemi, namun masyarakat diingatkan agar tidak abai protokol kesehatan.</h5>
<p>Pasalnya, sampai saat ini masih muncul mutasi virus Covid-19 yang menginfeksi masyarakat dunia. Bukan hanya negara-negara luar, Indonesia juga masih mencatatkan kasus aktif <a href="https://covid19.go.id/">Covid-19</a> hingga lebih dari 50.000.</p>
<p>Dokter Spesialis Gizi KlikDokter, dr. Karin Wiradarma memperingatkan masyarakat agar jangan terlalu terlena dan melonggarkan prokes.</p>
<p>&#8220;Memang transisi dari pandemi ke endemi ini membuat orang terlena, akhirnya protokol kesehatannya mulai longgar,&#8221; ungkapnya dalam Webinar Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat melalui Zoom</p>
<p>Dia mengingatkan, Covid-19 masih dapat berbahaya bagi orang dengan kelompok tertentu. Misalnya saja, kelompok lansia dan orang dengan penyakit komorbid atau bawaan.</p>
<p>&#8220;Ingat, bahwa ada keluarga yang harus dijaga. Bisa saja keluarga kita ada yang lansia, punya penyakit komorbid, diabetes, kencing manis, darah tinggi, penyakit jantung, autoimun, kanker, dan mereka itu lebih rentan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selain menerapkan protokol kesehatan, penting juga untuk mendapatkan vaksinasi lengkap, bahkan booster. &#8220;Herd immunity dengan vaksin memang semakin melindungi, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga keluarga,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dokter Karin berpesan agar masyarakat juga tetap menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. Jangan sampai pola makan dan gaya hidup meningkatkan risiko memiliki penyakit tidak menular (PTM) berbahaya.</p>
<p>&#8220;Kurangi gorengan, kurangi juga (makanan dan minuman) yang manis-manis, dan banyak bergerak,&#8221; ucapnya.</p>
<p>&#8220;Selain itu, perbanyak buah, sayuran, dan protein,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Baca berita lainnya : <a href="https://harianterkini.com/2022/08/vaksin-covid-19-indonesia-diklaim-aman/">Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19, Indonesia Diklaim Aman dan Punya Imunogenisitas Baik</a></p><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2022/08/pandemi-belum-berakhir-segera-booster/">Pandemi Belum Berakhir, Tetap Patuhi Protkes dan Segera Lakukan Vaksinasi Booster</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2022/08/pandemi-belum-berakhir-segera-booster/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>JELANG PELAKSANAAN PILKADA, PROTOKOL KESEHATAN HARUS DIPERKETAT</title>
		<link>https://harianterkini.com/2020/10/pilkada-protokol-kesehatan-diperketat/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2020/10/pilkada-protokol-kesehatan-diperketat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arizal Herlambang]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2020 02:27:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2020]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Serentak]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Serentak 2020]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=3455</guid>

					<description><![CDATA[<p>HARIANTERKINI.COM, Jakarta – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020Penyelenggara Pemilu harus memperketat aktivitas politik di daerahnya yang melibatkan massa. Data Kementerian Kesehatan mencatat dalam peta zona risiko, ada 309 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada. Ada 45 kabupaten/kota atau 14,56% masuk dalam zona merah (tinggi) yang tersebar pada 14 provinsi yang menjalankan pilkada serentak. Rincian...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/10/pilkada-protokol-kesehatan-diperketat/">JELANG PELAKSANAAN PILKADA, PROTOKOL KESEHATAN HARUS DIPERKETAT</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h5>HARIANTERKINI.COM, Jakarta – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan_kepala_daerah_di_Indonesia">Pilkada</a>) serentak tahun 2020Penyelenggara Pemilu harus memperketat aktivitas politik di daerahnya yang melibatkan massa.</h5>
<p>Data Kementerian Kesehatan mencatat dalam peta zona risiko, ada 309 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada. Ada 45 kabupaten/kota atau 14,56% masuk dalam zona merah (tinggi) yang tersebar pada 14 provinsi yang menjalankan pilkada serentak.</p>
<p>Rincian daerah zona merah itu diantaranya Sumatera Utara (5), Sumatera Barat (4), Riau (4), Kepulauan Riau (2), Banten (1), Jawa Barat (1), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (3), Bali (6), Sulawesi Selatan (1), Sulawesi Utara (1), Kalimantan Selatan (6), Kalimantan Tengah (4) dan Kalimantan Timur (5).</p>
<p>Lalu ada 152 kabupaten/kota atau 49,19% masuk zona oranye (sedang) dan ada 72 kabupaten/kota atau 23,30% daerah zona kuning. Sementara pada zona hijau diantaranya Tidak ada kasus baru 26 kabupaten/kota atau 8,41% dan Tidak terdampak 14 kabupten/kota atau 4,53%.</p>
<p>Selama mengikuti proses pilkada para peserta pilkada harus menerapkan Implementasi Protokol Kesehatan dengan Ketat Menuju Pemilihan Serentak Lanjutan yang Aman Covid-19.</p>
<p>Pertama, bakal calon pasangan harus melakukan tes PCR dan dilarang melakukan kontak fisik selama proses seleksi. Lalu yang kedua, metode kampanye yang diperbolehkan diantaranya, boleh melakukan pertemuan terbatas maksimal dihadiri 50 orang dengan jaga jarak 1 meter.</p>
<p>Juga disarankan menggunakan media online, debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon dilaksanakan di studio lembaga penyiaran, maksimal dihadiri 50 orang dengan jaga jarak 1 meter.</p>
<p>Untuk bahan kampanye disarankan berbentuk alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan, face Shield atau hand sanitizer. Atau kegiatan lain yang diperbolehkan perundag-undangan yang berlaku dengan menerapkan protokol ketat dan berkoordinasi dengan satgas daerah,</p>
<p>agar seluruh aparat penyelenggara, KPU, KPU daerah Bawaslu daerah, seluruhnya, pemerintah daerah melalui Sat Pol PP betul-betul bisa mengakkan kedisiplinan protokol kesehatan karena ini pesta demokrasi yang harus dijalankan dengan baik agar tidak terjadi malapetaka terkait Covid-19</p>
<p>Di tingkat pusat dalam pelaksananya pilkada serentak beberapa kementerian/lembaga telah berkoordinasi seperti Kemendagri, TNI-Polri untuk penegakan protokol. Sedangkan KPU akan mempersiapkan dan memimpin implementasi tahapan kegiatan pilkada yang memperhatikan penegakan protokol kesehatan.</p>
<p>Sedangkan Bawaslu akan menyusun standar tata laksana pengawasan terhadap penyelenggaraan yang inklusif memasukkan peraturan protokol kesehatan serta pemerintah daerah menciptakan kondusivitas selama pelaksanaan.</p>
<p>para peserta pilkada mengikuti aturan yang ada. Jika ingin melakukan jenis kampanye diluar aturan, diharuskan berkoordinasi dengan satgas daerah atau dinas kesehatan atau puskesmas setempat.</p>
<p>Karena ini pasti memiliki risiko, pemerintah sudah melihat beberapa pelanggaran yang terjadi selama ini, dan kami mohon kedepan betul-betul anggota masyarakat dan peserta tertib melaksanakan ini.</p>
<p>Baca Berita Lainnya : <a href="https://harianterkini.com/2020/10/prokes-harus-ditegakkan-pilkada-2020/">Prokes Harus Selalu Ditegakkan Dalam Pelaksanaan Pilkada 2020</a></p><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/10/pilkada-protokol-kesehatan-diperketat/">JELANG PELAKSANAAN PILKADA, PROTOKOL KESEHATAN HARUS DIPERKETAT</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2020/10/pilkada-protokol-kesehatan-diperketat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prokes Harus Selalu Ditegakkan Dalam Pelaksanaan Pilkada 2020</title>
		<link>https://harianterkini.com/2020/10/prokes-harus-ditegakkan-pilkada-2020/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2020/10/prokes-harus-ditegakkan-pilkada-2020/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rafly D]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2020 06:38:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2020]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=3451</guid>

					<description><![CDATA[<p>HarianTerkini.com &#8211; Prokes (Protokol kesehatan) harus selalu ditegakkan dalam pelaksanaan Pilkada 2020 karena himbauan ini sesuai dengan arahan dari Satgas Penanganan Covid-19 yang meminta setiap daerah memperketat pengawasan pada aktivitas politik masing-masing peserta Pilkada yang melibatkan massa banyak. Hal ini berdasarkan Data Kementerian Kesehatan yang mencatat ada 45 kabupaten/kota atau 14,56% masuk dalam zona merah...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/10/prokes-harus-ditegakkan-pilkada-2020/">Prokes Harus Selalu Ditegakkan Dalam Pelaksanaan Pilkada 2020</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h5><strong>HarianTerkini.com</strong> &#8211; Prokes (Protokol kesehatan) harus selalu ditegakkan dalam pelaksanaan Pilkada 2020 karena himbauan ini sesuai dengan arahan dari Satgas Penanganan Covid-19 yang meminta setiap daerah memperketat pengawasan pada aktivitas politik masing-masing peserta Pilkada yang melibatkan massa banyak. Hal ini berdasarkan Data Kementerian Kesehatan yang mencatat ada 45 kabupaten/kota atau 14,56% masuk dalam zona merah (tinggi) yang tersebar pada 14 provinsi yang menjalankan pilkada serentak.</h5>
<p>Rincian daerah zona merah itu diantaranya Sumatera Utara (5), Sumatera Barat (4), Riau (4), Kepulauan Riau (2), Banten (1), Jawa Barat (1), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (3), Bali (6), Sulawesi Selatan (1), Sulawesi Utara (1), Kalimantan Selatan (6), Kalimantan Tengah (4) dan Kalimantan Timur (5).</p>
<p>Lalu ada 152 kabupaten/kota atau 49,19% masuk zona oranye (sedang) dan ada 72 kabupaten/kota atau 23,30% daerah zona kuning. Sementara pada zona hijau diantaranya Tidak ada kasus baru 26 kabupaten/kota atau 8,41% dan Tidak terdampak 14 kabupten/kota atau 4,53%.</p>
<p>Jubir Satgas Penanganan Covid-19, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wiku_Adisasmito">Prof. Wiku Adisasmito</a> mengatakan bahwa Pemerintah Daerah harus mengantisipasi potensi peningkatan infeksi saat Pilkada.</p>
<p>&#8220;Dalam melaksanakannya kita perlu memperhatikan perkembangan kasus Covid-19, dan penanganannya di seluruh daerah yang berpartisipasi dalam pilkada ini,&#8221; kata Wiku.</p>
<p>Selama mengikuti proses Pilkada, para kontestan pilkada harus menerapkan Implementasi Prokes (Protokol Kesehatan) dengan Ketat Menuju Pemilihan Serentak Lanjutan yang Aman Covid-19. Untuk itu, kampanye terbuka dengan massa banyak harus dihindari dan lebih memaksimalkan media online.</p>
<p>Stakeholder penanganan Covid-19 harus aktif dalam mencegah adanya kerumunan massa saat Pilkada. Penegakkan kedisiplinan prokes (protokol kesehatan) harus dijalankan dengan baik dan tanpa pandang bulu.</p>
<p>Di tingkat pusat katanya dalam pelaksananya pilkada serentak beberapa kementerian/lembaga telah berkoordinasi seperti Kemendagri, TNI-Polri untuk penegakan protokol. Sedangkan KPU akan mempersiapkan dan memimpin implementasi tahapan kegiatan pilkada yang memperhatikan penegakan protokol kesehatan.</p>
<p>Selain itu, masyarakat juga harus berpartisipasi daalam penerapan protokol kesehatan, sekaligus sebagai pengawas terhadap pelaksanaan Pilkada.</p>
<p>Baca juga : <a href="https://harianterkini.com/2020/10/kpu-bawaslu-dpr-4-aturan-pilkada-2020/">KPU, Bawaslu, dan DPR RI Sepakati 4 Aturan Pilkada Serentak 2020</a></p><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/10/prokes-harus-ditegakkan-pilkada-2020/">Prokes Harus Selalu Ditegakkan Dalam Pelaksanaan Pilkada 2020</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2020/10/prokes-harus-ditegakkan-pilkada-2020/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Positive Covid-19, Pesinetron Detri Warmanto Sembuh Dan Patuhi Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://harianterkini.com/2020/10/positive-covid-19-detri-warmanto-sembuh/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2020/10/positive-covid-19-detri-warmanto-sembuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahman Priyambodo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2020 05:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[detri warmanto]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=3342</guid>

					<description><![CDATA[<p>HarianTerkini.com &#8211; Sempat dinyatakan positive Covid-19 pesinetron Detri Warmanto kini telah sembuh dan dia juga mengaku bahwa dirinya sempat percaya diri tak akan kembali terpapar Covid-19 karena sudah pernah terpapar sehingga mengabaikan anjuran pemerintah untuk patuhi protokol kesehatan Rupanya kabar tersebut ia akui hanyalah hoax belaka. Belakangan ini Detri mengetahui bahwa mantan pasien positif Covid-19...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/10/positive-covid-19-detri-warmanto-sembuh/">Sempat Positive Covid-19, Pesinetron Detri Warmanto Sembuh Dan Patuhi Protokol Kesehatan</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h5><strong>HarianTerkini.com</strong> &#8211; Sempat dinyatakan positive Covid-19 pesinetron Detri Warmanto kini telah sembuh dan dia juga mengaku bahwa dirinya sempat percaya diri tak akan kembali terpapar Covid-19 karena sudah pernah terpapar sehingga mengabaikan anjuran pemerintah untuk patuhi protokol kesehatan</h5>
<div class="tribun-mark">
<p>Rupanya kabar tersebut ia akui hanyalah hoax belaka. Belakangan ini Detri mengetahui bahwa mantan pasien positif Covid-19 masih tetap bisa terpapar kembali.</p>
<p>Ia pun melihat beberapa contohnya yang akhirnya menyadarkan dirinya untuk kembali taat pada protokol kesehatan dari Satgas Covid-19.</p>
<p>&#8220;Waktu itu kan saya dibilang kalau udah pernah kena covid bakal kebal virus, ternyata nggak. Akhirnya pede tuh saya sempat buka tutup masker, taruh digantungin dileher,&#8221; ujar Detri Warmanto dalam sebuah webinar, Selasa (6/10/2020).</p>
<p>&#8220;Waktu itu ada yang bilang kalau kemungkinan yang udah terpapar virus nggak bisa positif lagi, ternyata nggak. Stafnya Bima Arya (Walikota Bogor) aja sampai sebulan dua bulan positif terus,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Akhirnya kini Detri lebih memperhatikan pemakaian maskernya saat berada di luar rumah.</p>
<div class="tribun-mark">
<p>Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan agar masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.</p>
<p>Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat</p>
<div class="tribun-mark">
<p><strong>Tetap Jaga Diri</strong></p>
<p>Sejak dirinya sembuh dari Covid-19 dan menyadari virus itu bisa kembali menyerangnya kapan saja.</p>
<p>Detri Warmanto saat ini secara ketat menjaga dirinya dari bahawa Covid-19 dengan menerapkan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.</p>
<p>Ia menekankan agar tidak terlalu sering menurunkan masker demi menjaga kebersihan diri.</p>
<p>&#8220;Karena kan kita harus sehigienis mungkin, katanya (virus) bisa nempel di leher dimana aja,&#8221; ucap Detri Warmanto dalam keterangannya di acara <a href="https://idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-webinar-fungsi-manfaat-dan-cara-kerjanya/#:~:text=Terlebih%20dalam%20bidang%20penyebaran%20informasi,dari%20kata%20web%20dan%20seminar.">webinar</a> beberapa hari yang lalu</p>
<p>Detri juga menyarankan masyarakat mengutamakan untuk menjaga antibodi dan imun tubuh agar tak mudah terserang Covid-19.</p>
<p>&#8220;Tetep jaga antibodinya, makan makanan yang sehat, jaga kebersihan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Baca juga : <a href="https://harianterkini.com/2020/10/celine-evangelista-ikut-pengajian-demi/">Celine Evangelista Ikut Pengajian, Demi Konten?</a></p>
<h1 class="tdb-title-text"></h1>
<p>&nbsp;</p>
</div>
</div>
</div><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/10/positive-covid-19-detri-warmanto-sembuh/">Sempat Positive Covid-19, Pesinetron Detri Warmanto Sembuh Dan Patuhi Protokol Kesehatan</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2020/10/positive-covid-19-detri-warmanto-sembuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Elvy Sukaesih Sehat Wal Afiat Usai Dinyatakan Negative Covid-19 Dan Isolasi Mandiri</title>
		<link>https://harianterkini.com/2020/09/elvy-sukaesih-sehat-usai-dinyatakan/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2020/09/elvy-sukaesih-sehat-usai-dinyatakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahman Priyambodo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2020 05:35:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[elvy sukaesih]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=3235</guid>

					<description><![CDATA[<p>HarianTerkini.com &#8211; Elvy Sukaesih sehat wal afiat usai dinyatakan negative Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri. Seperti diketahui Elvi Sukaesih dinyatakan terpapar positif Covid-19 pada bulan Agustus lalu dan langsung menjalani program isolasi mandiri. Tetapi kini, Elvy Sukaesih sudah dinyatakan negatif Covid-19. Usai dinyatakan negatif, Elvy Sukaesih juga sudah selesai menjalani masa isolasi mandiri di kediaman...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/09/elvy-sukaesih-sehat-usai-dinyatakan/">Elvy Sukaesih Sehat Wal Afiat Usai Dinyatakan Negative Covid-19 Dan Isolasi Mandiri</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h5><strong>HarianTerkini.com</strong> &#8211; Elvy Sukaesih sehat wal afiat usai dinyatakan negative Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri. Seperti diketahui Elvi Sukaesih dinyatakan terpapar positif Covid-19 pada bulan Agustus lalu dan langsung menjalani program isolasi mandiri. Tetapi kini, Elvy Sukaesih sudah dinyatakan negatif Covid-19.</h5>
<p>Usai dinyatakan negatif, Elvy Sukaesih juga sudah selesai menjalani masa isolasi mandiri di kediaman putrinya, Fitria Sukaesih di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Sudah sejak sepekan lalu Elvy Sukaesih menyelesaikan 14 hari masa isolasi mandirinya.</p>
<p>Sempat dikabarkan meninggal dunia, Fitria menampik dan menyebut ibunya sehat. Sudah tak ada lagi keluhan dari Ratu Dangdut Indonesia itu setelah sebelumnya sempat mengeluh tak bisa mencium bau sebelum dinyatakan positif.</p>
<div class="tribun-mark">
<p>&#8220;Alhαmdulillah isolasi mandiri sudαh selesai di tanggal 22 lalu,&#8221; kata Fitria Sukaesih</p>
<p>&#8220;Alhαmdulillah test SWAB sudah negatif,&#8221; lanjutnya.</p>
</div>
<p>&#8220;Alhαmdulillah Umi sekarang  sehat wal afiat, sudah kembali seperti biasa. Doakan sehat wal afiat selalu dan panjang umur penuh berkah ya,&#8221; tuturnya.</p>
<p><strong>Awal mula disangka terserang tifus</strong></p>
<div class="tribun-mark">Ibunda dari Fitria dan Dhawiyah Zaida itu sempat dikira terserang tifus karena kondisinya saat itu sempat menurun, namun tes darah menunjukkan Elvi Sukaesih negatif tifus. Setelah itu barulah dilakukan SWAB test dan akhirnya positif.</div>
<div></div>
<div>
<div class="tribun-mark">
<p>Sang Ratu Dangdut Indonesia, Elvy Sukaesih sempat kaget karena dirinya diminta untik melakukan swab test oleh putrinya, Fitria Sukaesih. Sebab, ia yakin selama ini keluarganya patuh pada protokol kesehatan dan hanya berada di rumah saja.</p>
<p>Fitri Sukaesih mulai merasa curiga ibunya itu terpapar Covid-19 karena usai melakukan tes darah negatif terserang tifus.</p>
<p>Tak hanya itu, Fitria melihat hasil foto toraks Elvy Sukaesih terdapat flek di paru-parunya semakin membuat  dia khawatir.</p>
<p>&#8220;Besok akhirnya kita bawa agak siang dan kita bilang ‘Umi kayaknya harus SWAB’ aku bilang gitu, ‘loh kenapa?&#8217; Kata Umi gitu,&#8221; tutur Fitria Sukaesih sepert dikutip  oleh <strong>HarianTerkini.com</strong>, di laman akun <a href="https://www.instagram.com/fitriaelvys/">Instagram</a> pribadinya.</p>
<p>&#8220;Aku bilang &#8216;nggak apa-apa SWAB aja gitu coba’ Umi udah mulai agak lemes tapi Umi alhamdulillah nggak ada sesak,&#8221; lanjutnya.</p>
<div class="tribun-mark">Dan ternyata kekhawatiran Fitria Sukaesih terbukti, ibundanya itu didiagnosa positif terpapar Covid-19.</div>
<div></div>
<div class="tribun-mark">
<p>&#8220;Terus kemudian kita bawa ke rumah sakit, periksa swab dan screening, hasilnya baru kita dapat besoknya, dan ternyata hasilnya adalah Umi positif,&#8221; ujar Fitria.</p>
<p>Kabar tersebut cukup membuat Fitria Sukaesih dan saudara-saudaranya panik. Mengingat usia sang Ratu Dangdut itu sudah berusia lanjut.</p>
<div class="tribun-mark">
<p>&#8220;Tentunya ini sesuatu yang amat cukup berat saat itu untuk kita mengingat usia Umi adalah usia yang dibyatakan kita dengar kita tahu, bahwa Covid-19 ini rawan untuk orang lansia,&#8221; ucap Fitria.</p>
<p>&#8220;Jadi yaa kita pastinya panik,&#8221; ungkapnya.</p>
<div class="tribun-mark">Pedangdut kenamaan itu juga sempat dirawat di RS Pondok Indah Bintaro selama 19 hari.</div>
<div></div>
<div class="tribun-mark"><strong>Kondisi terkini Elvi Sukaesih</strong></div>
<div></div>
</div>
</div>
<div>
<p>Melalui akun Instagramnya Fitria Sukaesih, putri Elvy Sukaesih ini membagikan video saat ia sedang berjemur bersama ibunda. Ia juga mengungkapkan kondisi Elvy yang sampai saat ini masih tetap sehat.</p>
<p>&#8220;Halo selamat, Tria bersama Umi Elvi, kenapa kita masih pakai ini bukan karna kita sakit karena kita berdekatan tetap pakai masker. jadi berita hoaks entah siapa yang menyebarkan, alhamdulillah umi elvy sehat walafiat, jadi panjang umur,&#8221; ucap Fitria di akun Instagram miliknya.</p>
<figure id="attachment_3237" aria-describedby="caption-attachment-3237" style="width: 300px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-3237" src="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/ElvySukaesih1-300x168.jpg" alt="" width="300" height="168" srcset="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/ElvySukaesih1-300x168.jpg 300w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/ElvySukaesih1.jpg 663w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-3237" class="wp-caption-text">Elvy dan Fitria</figcaption></figure>
<p>Elvy Sukaesih yang berada di samping putrinya itu pun akhirnya memberikan tanggapan. Ia mengatakan kalau saat ini kondisinya sangat sehat.</p>
<p>&#8220;Umi, sehat. Alhamdulillah, ini kekuatan doa yang sayang Umi, jangan yang lain ngrasain kayak Umi sehat semua,&#8221; ucap Elvy Sukaesih.</p>
<p>Fitria juga kembali mengabarkan kondisi terbaru sang bunda. Melalui instagramnya, ia membagikan sebuah momen saat Elvy sedang berjemur di halaman rumahnya.</p>
<p>&#8220;<i>Selamat pagi, berjemur</i>,&#8221; tulis Fitria.</p>
<p>&#8220;<i>Salam Sehat Wal Afiat penuh berkah</i>,&#8221; tulis Fitria Sukaesih.</p>
<figure id="attachment_3238" aria-describedby="caption-attachment-3238" style="width: 300px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3238" src="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/ElvySukaesih2-300x180.jpg" alt="" width="300" height="180" srcset="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/ElvySukaesih2-300x180.jpg 300w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/ElvySukaesih2-696x418.jpg 696w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/ElvySukaesih2-700x420.jpg 700w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/ElvySukaesih2.jpg 760w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-3238" class="wp-caption-text">Bunda Elvy dalam suatu acara</figcaption></figure>
<p>Sebelumnya Fitria sangat marah ketika Elvy Sukaesih dikabarkan meninggal dunia. Ia mengkhawatirkan banyak pihak yang terkejut karena kabar ini.</p>
<p>&#8220;Tolong dipikirin saudara-saudara kita, banyak keluarga orang-orang yang cinta Umi kan kaget denger berita hoaks sepeti itu. Dunia hoaks dunia bohong, dunia kebalik-balik, dunia panggung sandiwara,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Baca juga : <a href="https://harianterkini.com/2020/09/nunung-srimulat-panic-positive-covid19/">Komedian Nunung Srimulat Panic Usai Divonis Positive Covid19</a></p>
</div>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/09/elvy-sukaesih-sehat-usai-dinyatakan/">Elvy Sukaesih Sehat Wal Afiat Usai Dinyatakan Negative Covid-19 Dan Isolasi Mandiri</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2020/09/elvy-sukaesih-sehat-usai-dinyatakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Marwah Demokrasi dan Menguji Disiplin Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://harianterkini.com/2020/09/menjaga-demokrasi-dan-disiplin/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2020/09/menjaga-demokrasi-dan-disiplin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadlan Ramadhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2020 05:30:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=3214</guid>

					<description><![CDATA[<p>HARIANTERKINI.COM &#8211; POLITIK tak pernah berhenti. Sekalipun wabah Covid-19 masih belum pasti usai, kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap akan dilangsungkan. Pada tanggal 9 Desember nanti, sekitar 105 juta warga pemilih akan terlibat dalam pilkada di 270 daerah. Banyak orang merasa takut dan banyak pula yang mencibir karena mempertanyakan apa pentingnya pilkada. Bukankah urusan ikhtiar...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/09/menjaga-demokrasi-dan-disiplin/">Menjaga Marwah Demokrasi dan Menguji Disiplin Protokol Kesehatan</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h5>HARIANTERKINI.COM &#8211; POLITIK tak pernah berhenti. Sekalipun wabah Covid-19 masih belum pasti usai, kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap akan dilangsungkan. Pada tanggal 9 Desember nanti, sekitar 105 juta warga pemilih akan terlibat dalam pilkada di 270 daerah. Banyak orang merasa takut dan banyak pula yang mencibir karena mempertanyakan apa pentingnya pilkada. Bukankah urusan ikhtiar menjaga penularan virus mematikan ini lebih urgen?</h5>
<p>Tetapi, meski ada banyak kekhawatiran, tetap saja kontestasi politik ini direspons antusias oleh sejumlah kalangan. Baliho kandidat, stiker, dan gimmick kampanye sudah bermunculan di ruang publik. Tak hanya itu, di ruang maya kini berhamburan rayuan politik. Politik memang selalu menarik. Jadi, meski dalam situasi darurat apa pun, politik tetap mengisi ruang-ruang komunikasi publik. Maka tak mengherankan jika saat ini pesan politik mulai menggeser isu wabah Covid-19.</p>
<p>Pilkada serentak di Indonesia awalnya direncanakan digelar 23 September 2020. Tetapi, lantaran wabah Covid-19 Covid, pelaksanaannya digeser ke 9 Desember 2020. Bukan hanya Indonesia, beberapa negara juga melakukan penundaan kontestasi politik. Ada yang menggeser ke tahun depan seperti di Inggris, Kanada, dan Paraguay. Ada pula yang tetap di tahun yang sama seperti Indonesia. Di antaranya Afrika Selatan, Austria, dan Polandia.</p>
<p>Mengapa kontestasi politik tetap digelar? Alasan utamanya adalah menjaga kesinambungan demokrasi. Dalam sistem presidensial, termasuk pada pemerintahan lokal, secara konstitusi pada jabatan kepala daerah berlaku prinsip fix term alias telah ditetapkan masa jabatannya. Menunda pilkada bisa menimbulkan konflik politik yang kontraproduktif.</p>
<p>Argumentasi dalam perspektif demokrasi masuk akal. Karena itu, Komisi Pemilihan Umum (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Komisi_Pemilihan_Umum">KPU</a>) lebih memilih tetap melaksanakan dengan protokol kesehatan ketimbang muncul konflik politik. Apalagi jika merujuk pada Deklarasi Universal HAM 1948 dan Kovenan Internasional 1966 tentang Hak Sipil dan Politik maupun berbagai konvensi serta komitmen mengenai pemilu demokratis. Semua menyepakati bahwa salah satu standar pemilu demokratis adalah penyelenggaraan pemilu yang berkala.</p>
<p>Jika tidak digelar, potensi masalah politik dan hukumnya pasti akan melebar. Bila masa jabatan kepala daerah diperpanjang, akan banyak yang menentang. Karena dianggap menghambat hak politik mereka yang mencalonkan diri. Ketidakpastian hukum dan politik bisa terjadi. Dampaknya, akan terjadi instabilitas politik, kecurigaan, dan bahkan ketidakpercayaan kepada pemerintah. Tetapi, jika digelar, apakah tidak menambah kemungkinan orang terpapar Covid?</p>
<p>Pilkada ”Darurat”</p>
<p>Suasana pemilihan kala wabah Covid-19 pasti sangat berbeda dari kondisi normal. Situasi ini bisa berpotensi mengancam aspek keselamatan pemilih dan aspek kualitas demokrasi sendiri. Dari aspek kesehatan, ada banyak kemungkinan aktivitas politik yang bisa merebakkan penularan virus. Meskipun KPU telah menetapkan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pilkada, apakah warga bisa disiplin?</p>
<p>Saat ini saja telah banyak agenda politik, misalnya pertemuan konstituen, pendukung, dan interaksi antarwarga dengan agenda politiknya. Aktivitas kampanye, meski tidak boleh ada pengumpulan massa, apakah bisa dijamin? Ketatnya kompetisi pemilihan membuat tim pemenangan mencari celah untuk bisa bertemu dengan calon pemilih.</p>
<p>Ruang komunikasi politik yang dialihkan melalui komunikasi maya cenderung dianggap kurang bisa meyakinkan pemilih secara maksimal. Dalam urusan kampanye pemilihan, orang cenderung memanfaatkan face-to-face communication sebagai arena memengaruhi yang menentukan. Dari aspek teknis komunikasi politik, itu bisa mengancam kesehatan warga pemilih.</p>
<p>Pada aspek lainnya, untuk meraih pengaruh, segala daya dilakukan. Di tengah wabah Covid-19 di mana banyak warga pemilih yang penghasilannya berkurang atau bahkan hilang, peluang money politics kian marak. Maka otomatis itu akan melenyapkan kualitas makna politik. Politik akhirnya dinilai tak lebih dari soal jual beli suara. Warga pemilih menjadi tak punya idealisme sebagai warga negara.</p>
<p>Senyampang wabah Covid-19 belum usai, pilkada ini memang serasa situasi darurat. Risikonya cukup berat. Karena itu, diperlukan komitmen kuat terhadap penyelenggaraannya. Mulai komitmen penyelenggara, peserta, hingga warga pemilih.</p>
<p>Peran Masyarakat</p>
<p>Situasi dilematis antara memilih menjaga kesehatan dan menjaga demokrasi ini memang cukup rumit. Tetapi, keputusan telah ditetapkan dan pilkada tetap digelar. Bahkan, biayanya jauh lebih besar karena harus tersedia infrastruktur kesehatan saat pemilihan.</p>
<p>Pilkada serentak juga bisa menjadi uji perilaku kesehatan masyarakat. Entah ini tugas atau beban bagi masyarakat, tetapi kontestasi ini berkaitan erat dengan masyarakat. Meski kontestasi politik lebih menjadi urusan parpol dan kandidat, jika tak dilakukan protokol kesehatan, yang menanggung akibatnya tetap masyarakat setempat.</p>
<p>Potensi yang mengganggu kesehatan lingkungan karena meningkatnya frekuensi interaksi warga harus dicegah dari awal. Tentu tak bisa hanya mengandalkan peran petugas pemilihan untuk mengatur dan mengawasi aktivitas politik. Karena itu, peran serta lembaga kemasyarakatan dan tokoh masyarakat menjadi penentu keberhasilan kontestasi pilkada serentak. Baik keberhasilan menjaga kualitas kesehatan maupun kualitas politik masyarakat.</p>
<p>Pilkada serentak saat wabah Covid-19 ini memang ujian berat bagi bangsa Indonesia. Bukan saja soal menjaga marwah demokrasi, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan banyak manusia. Selagi berproses menuju hari kontestasi pilkada, nalar kita harus waras. Nalar untuk tetap mengikhtiarkan keselamatan warga serta nalar yang tetap tidak mengabaikan hak politik warga. Semua itu ditujukan untuk menjaga sehat raga dan sehat (jiwa) politik. Menjaga agar warga tetap seger dan waras!</p>
<p>Baca berita lainnya : <a href="https://harianterkini.com/2020/09/pilkada-dengan-protokol-kesehatan/">Pilkada Tetap Dilanjutkan Dengan Mengedepankan Protokol Kesehatan</a></p><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/09/menjaga-demokrasi-dan-disiplin/">Menjaga Marwah Demokrasi dan Menguji Disiplin Protokol Kesehatan</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2020/09/menjaga-demokrasi-dan-disiplin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komedian Nunung Srimulat Panic Usai Divonis Positive Covid19</title>
		<link>https://harianterkini.com/2020/09/nunung-srimulat-panic-positive-covid19/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2020/09/nunung-srimulat-panic-positive-covid19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahman Priyambodo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2020 04:09:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[nunung]]></category>
		<category><![CDATA[nunung srimulat]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=3197</guid>

					<description><![CDATA[<p>HarianTerkini.com &#8211; Usai divonis positive COVID-19 komedian Nunung Srimulat yang bernama asli Tri Retno Prayudati itu sempat terlihat panik dan shock saat pertama kali mengetahui dirinya mengidap COVID-19. Tetapi kini, kondisinya sudah jauh membaik. Istri dari July Jan Sambiran ini diketahui memiliki riwayat sakit diabetes dan kolesterol. Pelawak Nunung Srimulat ( 58 tahun) menambah panjang...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/09/nunung-srimulat-panic-positive-covid19/">Komedian Nunung Srimulat Panic Usai Divonis Positive Covid19</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h5><strong>HarianTerkini.com</strong> &#8211; Usai divonis positive COVID-19 komedian Nunung Srimulat yang bernama asli Tri Retno Prayudati itu sempat terlihat panik dan shock saat pertama kali mengetahui dirinya mengidap COVID-19. Tetapi kini, kondisinya sudah jauh membaik. Istri dari July Jan Sambiran ini diketahui memiliki riwayat sakit diabetes dan kolesterol.</h5>
<p>Pelawak Nunung <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Srimulat">Srimulat</a> ( 58 tahun) menambah panjang daftar artis  Indonesia yang terpapar Covid-19. Selain, Nunung sejumlah selebriti lainnya juga sempat dinyatakan positif virus corona atau COVID-19, di antaranya Elvy Sukaesih, Andrea Dian, Detri Warmanto dan Piet Pagau.</p>
<p><strong>Awal mula terpapar</strong></p>
<p>Sebelum dinyatakan positif Covid-19, Nunung Srimulat diketahui tak memiliki gejala Covid-19 apapun. Ia bahkan tergolong ke dalam pasien Orang Tanpa Gejala (OTG). Nunung hanya mengeluh sakit pada badan dan sempat didiagnosa  oleh dokter ternyata kolesterolnya tinggi. Tetapi setelah dilakukan SWAB tes kepada kepada dirinya, barulah diketahui bahwa Nunung positif Covid-19. Setelah memeriksakan diri, Nunung Srimulat kemudian menyatakan off sementara dari kegiatan syuting selama dua hari.</p>
<div><strong>Shock dan menangis</strong></div>
<div></div>
<div>Nunung sempat shock hingga menangis saat menyadari dirinya terpapar Covid-19. Keluarga pun langsung memberikan semangat dan menghibur Nunung agar kondisinya tak semakin menurun.Komedian Nunung sempat kaget bahkan sampai menangis ketika ia dinyatakan positif Covid-19.</div>
<div></div>
<div>
<figure id="attachment_3210" aria-describedby="caption-attachment-3210" style="width: 311px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class=" wp-image-3210" src="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunikAdikNunung-300x169.jpg" alt="" width="311" height="175" srcset="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunikAdikNunung-300x169.jpg 300w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunikAdikNunung.jpg 640w" sizes="(max-width: 311px) 100vw, 311px" /><figcaption id="caption-attachment-3210" class="wp-caption-text">Nunik adik dari Nunung</figcaption></figure>
</div>
<div>
<div class="tribun-mark">
<div class="tribun-mark">Sadar kakaknya dalam keadaan shock dan terpukul, Nunik pun mencoba menenangkan Nunung saat itu. Hal tersebut disampaikan oleh Nunik selaku adik kandung dari Nunung.</div>
<div></div>
<p>&#8220;Mbak Nunung sempat syok juga. Dia menangis waktu dibawa ke rumah sakit,&#8221; ungkap Nunik seperti dikutip <strong>HarianTerkini.com</strong>, pada Jumat (25/9/2020).</p>
<div class="tribun-mark">
<p>&#8220;Sempet nangis-nangis dan kita yang dari keluarga kasih semangat semua dan kami hanya bisa menguatkan dia. Kita berusaha tenangin, ga usah panik jangan sampe imunitas tubuhnya turun dan kita suruh senyum,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Anggota keluarga Nunung lainnya yang mengetahui kabar tersebut langsung mengambil tindakan untuk menghibur Nunung melalui group Whatsapp.</p>
<p>&#8220;Sampai dibuatin group WA keluarga buat hibur mba Nunung dan nggak lama dia ceria lagi,&#8221; kata Nunik.</p>
<p>&#8220;Karena kan kita gak bisa sembunyiin ini (kabar positif) dan langsung keluarga di Solo itu kasih semangat mba Nunung, WA dan telfon. Aku kan langsung kabarin keluarga di Solo, pokoknya mba Nunung diingetin buat selalu happy,&#8221; terangnya.</p>
<p>Beruntung Nunung memiliki anggota keluarga yang cukup kompak. Mereka bahkan sengaja memberikan semangat serta dukungan pada istri July Jan Sambiran tersebut,</p>
<p><strong>Angggota keluarga juga ikut terpapar</strong></p>
<p>Tidak hanya Nunung Srimulat, sejumlah anggota keluarga Nunung yang lainnya juga dinyatakan positif mengidap virus Corona, virus yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China, tersebut. Menurut keterangan adik Nunung, Nunik, ada lima orang anggota keluarga yang positif Covid-19.</p>
<figure id="attachment_3209" aria-describedby="caption-attachment-3209" style="width: 300px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3209" src="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunungKeluarga-300x210.jpg" alt="" width="300" height="210" srcset="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunungKeluarga-300x210.jpg 300w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunungKeluarga-768x538.jpg 768w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunungKeluarga-696x487.jpg 696w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunungKeluarga-600x420.jpg 600w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunungKeluarga-100x70.jpg 100w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/NunungKeluarga.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-3209" class="wp-caption-text">Nunung dan keluarga</figcaption></figure>
<div class="tribun-mark">Sekiranya ada 10 anggota keluarganya yang berada di Jakarta jalani tes swab usai Nunung Positif Covid-19. Hasilnya menantu dan dua anak Nunung dinyatakan positif.</div>
<div></div>
<div>
<div class="tribun-mark">&#8220;(Nunung) Di RSUD Pasar Minggu, anggota keluarga yang di swab 10 orang, lima dinyatakan positif, lima lagi negatif,&#8221; kata Nunik</div>
<div></div>
</div>
</div>
<div>
<div class="tribun-mark">&#8220;Untuk yang negatif itu termasuk saya, mas Bagus, suami mbak Nunung, anak saya dan cucu-cucu mbak Nunung yang dua,&#8221; jelasnya.</div>
<div></div>
<div class="tribun-mark">“ Ada dua anak, cucu, menantu dan asisten rumah tangga Nunung juga dinyatakan positif covid-19,” terang Nunik.</div>
<div></div>
</div>
<div class="tribun-mark">
<div>
<div>
<div class="tribun-mark">&#8220;Istrinya mas Bagus, anaknya mas Bagus yang paling gede, terus Putra anaknya mba Nunung, Alma anaknya mba Nunung sama asistennya mba Nunung,&#8221; terang Nanik.</div>
<div></div>
</div>
<div>
<div>
<div class="tribun-mark">Sempat terpikir untuk anggota keluarga yang dinyatakan negatif pulang ke Solo, namun Nunik mengurungkan niat tersebut dan lebih memilih mengisolasi diri di Jakarta.</div>
<div></div>
<div>
<div class="tribun-mark">&#8220;Saya mas Bagus dan om Ian kan harus kosongin rumah, karena mau disterilkan. Tadinya kita bingung mau kemana, cari hotel untuk karantina nggak ada, apa ke Solo aja karantina di sana, tapi nanti malah repot lagi,&#8221; beber Nunik.</div>
<div></div>
<div>
<figure id="attachment_3211" aria-describedby="caption-attachment-3211" style="width: 300px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3211" src="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/BagusAnakNunung-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/BagusAnakNunung-300x200.jpg 300w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/BagusAnakNunung-696x464.jpg 696w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/BagusAnakNunung-630x420.jpg 630w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/BagusAnakNunung.jpg 750w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-3211" class="wp-caption-text">Bagus Permadi anak Nunung</figcaption></figure>
</div>
<div class="tribun-mark">Kini Nanik bersama Bagus Permadi (putra sulung Nunung) dan July Jan Sambiran suami Nunung Srimulat sedang menjalani isolasi di sebuah apartemen.</div>
</div>
</div>
<div></div>
<div class="tribun-mark">Karena banyaknya anggota keluarga yang terpapar covid, saat ini kediaman Nunung Srimulat dikosongkan sementara waktu.</div>
</div>
<div>
<div></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Baca juga : <a href="https://harianterkini.com/2020/09/donita-exposed-gejala-positive-covid-19/">Donita Exposed Gejala Positive Covid-19 : Panas Tinggi Dan Mata Merah</a></p><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/09/nunung-srimulat-panic-positive-covid19/">Komedian Nunung Srimulat Panic Usai Divonis Positive Covid19</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2020/09/nunung-srimulat-panic-positive-covid19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Donita Exposed Gejala Positive Covid-19 : Panas Tinggi Dan Mata Merah</title>
		<link>https://harianterkini.com/2020/09/donita-exposed-gejala-positive-covid-19/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2020/09/donita-exposed-gejala-positive-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahman Priyambodo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2020 08:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Donita]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=3131</guid>

					<description><![CDATA[<p>HarianTerkini.com &#8211; Artis Donita membagikan pengalamannya ketika jatuh sakit pada pertengahan Januari lalu. Ia menceritakan itu melalui caption unggahan Instagram, Rabu (16/09/2020). Pada unggahan tersebut, tampak terlihat potretnya dengan mata berair dan merah. Ia menyertakan pula gambar yang memperlihatkan beberapa gejala COVID-19. Ya, sakit yang saat itu dirasakan Donita mirip dengan gejala COVID-19. Ia membeberkan...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/09/donita-exposed-gejala-positive-covid-19/">Donita Exposed Gejala Positive Covid-19 : Panas Tinggi Dan Mata Merah</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087588">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087588">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<h5 class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS"><strong>HarianTerkini.com</strong> &#8211; Artis Donita membagikan pengalamannya ketika jatuh sakit pada pertengahan Januari lalu. Ia menceritakan itu melalui <em data-key="17087696">caption</em> unggahan Instagram, Rabu (16/09/2020). Pada unggahan tersebut, tampak terlihat potretnya dengan mata berair dan merah. Ia menyertakan pula gambar yang memperlihatkan beberapa gejala COVID-19. </span></h5>
</div>
</div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087606">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087606">
<div></div>
</div>
<div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087622">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087622">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">Ya, sakit yang saat itu dirasakan Donita mirip dengan gejala COVID-19. Ia membeberkan apa yang dirasakannya kala itu.</span></div>
<div></div>
<div><strong>Awal mula sakit dan gejala yang ditimbulkan</strong></div>
</div>
</div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087625">
<div></div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087626">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087626">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">&#8220;Demam tinggi sampe 40, otot dan sendi sakit, pusing, hilang konsentrasi, sakit tenggorokan (ga pernah sesakit ini.. rasanya kayak di tenggorokan dibakar, tapi disayat-sayat juga), batuk, pilek, dada berdebar, susah napas, mata merah, mual muntah,&#8221; tulis artis yang bernama lengkap Noni Annisa Ramadhani ini.</span></div>
</div>
</div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087629">
<div></div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087630">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087630">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">Donita pada waktu itu merasa cukup tersiksa. Ia mengaku baru pertama kali merasakan sakit yang demikian.</span></div>
</div>
</div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087633">
<div></div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087634">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087634">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">&#8220;Ini adalah sakit pertama dan satu-satunya yang bikin aku kayak putus asa dan mau mati rasanya.. Padahal aku sempet operasi, sakit ini dan itu, tapi ga pernah sesakit iniii,&#8221; tulis Donita.</span></div>
<div></div>
<div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087645">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087645">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">Istri presenter Adi Nugroho itu lalu berkisah bahwa awalnya ia sedang <em data-key="17087697">meeting</em> bersama sejumlah rekan di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan. Tiba-tiba, matanya merah. Donita mengira itu karena iritasi akibat pengaruh dari lensa kontak.</span></div>
<div></div>
<div>
<figure id="attachment_3136" aria-describedby="caption-attachment-3136" style="width: 240px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3136" src="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/DonitaKeluarga-240x300.jpg" alt="" width="240" height="300" srcset="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/DonitaKeluarga-240x300.jpg 240w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/DonitaKeluarga-819x1024.jpg 819w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/DonitaKeluarga-768x960.jpg 768w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/DonitaKeluarga-696x870.jpg 696w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/DonitaKeluarga-336x420.jpg 336w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/09/DonitaKeluarga.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 240px) 100vw, 240px" /><figcaption id="caption-attachment-3136" class="wp-caption-text">Donita dan keluarga</figcaption></figure>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087651">
<div>&#8220;Jadi berawal aku lagi meeting sama teh @tiniew, @chaliesti, @cikitamy di PIM. Tiba-tiba mataku merah. Awalnya aku pikir iritasi softlens. <span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">Ga lama dari situ aku sakit tenggorokan, terus badanku demam, menggigil dan kayak ilang fokus aja. Saat itu aku masih maksa meeting dan lanjut makan anget supaya badan enakan. Pas lagi makan tiba-tiba sebadan-badan gemeteran, akhirnya aku mutusin buat pulang tapi mampir ke apotek dulu beli obat buat jaga-jaga,&#8221; tulis perempuan berusia 31 tahun ini.</span></div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087656">
<div></div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087657">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087657">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">Sampai di rumah, Donita saking lemasnya tak bisa bangun dari tempat tidur. Ia demam tinggi.</span></div>
</div>
</div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087660">
<div></div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087661">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087661">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">&#8220;Akhirnya mutusin ke IGD. dan dokter IGD bilang saat itu memang lagi musim keluhan kayak aku gitu. IGD penuh. Kamar rumah sakit juga penuh. Dokter bilang baiknya aku dirawat. Tapi karena besoknya aku masih ada tanggung jawab kerjaan, jadi aku tunda,&#8221; tulisnya.</span></div>
<div></div>
<div>Kala itu, menurut Donita banyak orang yang mempunyai keluhan yang sama seperti dirinya. Ditambah keluarga serta pegawainya di rumah juga merasakan gejala penyakit serupa.</div>
<div></div>
<div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087668">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087668">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">Dalam keadaan sakit, Donita masih menjalani beberapa pekerjaan, seperti sesi foto untuk poster sinetron dan launching <em data-key="17087698">scarf</em>. Setelahnya, barulah ia istirahat total.</span></div>
</div>
</div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087674">
<div></div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087676">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087676">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">&#8220;Belum sembuh aku dari sakit, suster-suster di rumah sama mbak di rumah + anak-anak tiba-tiba sakit dengan gejala yang sama kayak aku. Dan kata @drtiwi ini gejala lagi musim juga. Banyak anak dirawat dengan gejala yang sama dokter tiwi kasih obat dan cek darah.. kl masih berlanjut mau ga mau anak2 mesti rawat jg.. dan setelah hampir 2 minggu anak2 alhamdulillah sehat.. cuma @nenekcloussvarva n @adinugroho_st yang alhamdulillah sehat dan ga ada keluhan sakit.. ,&#8221; tulisnya.</span></div>
</div>
</div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087679">
<div></div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087680">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087680">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">Hingga saat ini, Donita mengaku masih penasaran dan tak tahu penyakit apa yang kala itu menyerang tubuhnya. Sebab, kala itu virus corona belum diumumkan masuk ke Indonesia dan <a href="https://primayahospital.com/covid-19/apa-itu-rapid-test/"><em data-key="17087699">rapid test </em></a>maupun <em data-key="17087700">swab test</em> masih tak tersedia.</span></div>
</div>
<div></div>
</div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087689">
<div>Sebagai penutup, dia mendoakan agar semua orang selalu menjaga kesehatan.</div>
<div></div>
</div>
<div class="components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB" data-key="17087690">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-61094a-0 HgQhp track_paragraph" data-key="17087690">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fFrTQp">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-n41hy7-0 fdkymA"><span class="Textweb__StyledText-sc-2upo8d-0 bHnXqU components__InlineTableText-zjjpg2-0 dWDCSS">&#8220;Dan sampe kita semua sembuh, kita ga tau sakit apa. Yang kita tau cuma infeksi virus dan bakteri. Jadi mikir kira-kira dulu kita itu sakit apa yah?? Tapi apa pun sakitnya mudah-mudahan kita semua selalu disehatkan, dan dijauhkan dari segala bahaya. Aamiin,&#8221; pungkas Donita.</span></div>
<div></div>
</div>
<div>
<p>Sebagai penutup, dia mendoakan agar semua orang selalu menjaga kesehatan.</p>
<p>Unggahan Donita itu langsung ramai dikomentari netizen. Banyak yang menduga bahwa perempuan itu menderita penyakit COVID-19.</p>
<p>Pasalnya, dia mengaku juga kehilangan indra penciuman dan perasanya. Ditambah dalam unggahan itu, Donita juga turut menyertakan foto gejala COVID-19 yang dianggapnya persis seperti yang dirasakan dulu.</p>
</div>
<div>Baca juga : <a href="https://harianterkini.com/2020/09/iis-sugianto-berawal-positive-covid-19/">Iis Sugianto Berawal Positive COVID-19 Berakhir Happy</a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/09/donita-exposed-gejala-positive-covid-19/">Donita Exposed Gejala Positive Covid-19 : Panas Tinggi Dan Mata Merah</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2020/09/donita-exposed-gejala-positive-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pro Kontra Inpres No 6 Tahun 2020 Tentang Pelibatan TNI Tangani Corona Di Masa New Normal</title>
		<link>https://harianterkini.com/2020/08/pro-kontra-inpres-no-6-tahun-2020/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2020/08/pro-kontra-inpres-no-6-tahun-2020/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahman Priyambodo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2020 03:10:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=2675</guid>

					<description><![CDATA[<p>HarianTerkini.com &#8211; Instruksi Presiden (Inpres) No. 6 Tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di masa new normal sekarang ini telah menjadi sorotan publik dan menimbulkan pro kontra karena adanya rencana pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/08/pro-kontra-inpres-no-6-tahun-2020/">Pro Kontra Inpres No 6 Tahun 2020 Tentang Pelibatan TNI Tangani Corona Di Masa New Normal</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h5><strong>HarianTerkini.com</strong> &#8211; Instruksi Presiden (Inpres) No. 6 Tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di masa new normal sekarang ini telah menjadi sorotan publik dan menimbulkan pro kontra karena adanya rencana pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona (Covid-19)</h5>
<figure id="attachment_2677" aria-describedby="caption-attachment-2677" style="width: 300px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2677" src="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/08/TNICorona1-300x169.jpeg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/08/TNICorona1-300x169.jpeg 300w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/08/TNICorona1-1024x576.jpeg 1024w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/08/TNICorona1-768x432.jpeg 768w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/08/TNICorona1-696x392.jpeg 696w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/08/TNICorona1-1068x601.jpeg 1068w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/08/TNICorona1-747x420.jpeg 747w, https://harianterkini.com/wp-content/uploads/2020/08/TNICorona1.jpeg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-2677" class="wp-caption-text">Ilustrasi anggota TNI memberikan edukasi pada masyarakat untuk hidup bersih dan sehat cegah Covid-19</figcaption></figure>
<p>Pakar Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari menilai <a href="https://www.tni.mil.id/">TNI</a> tidak perlu dilibatkan. Dia merujuk pada Pasal 30 Ayat (2) dan (3) UUD 1945 bahwa tugas pokok TNI adalah menyelenggarakan pertahanan demi keutuhan dan kedaulatan negara.</p>
<p>Hal lain yang jadi sorotan yakni soal gaya militer terkait kedisiplinan. Menurutnya, jika personel TNI dilibatkan dalam pengawasan protokol kesehatan, berpotensi terjadi kekerasan terhadap masyarakat.</p>
<p>Terlebih, Inpres yang diterbitkan Jokowi juga belum mengatur secara jelas mengenai pendisiplinan yang dimaksud.</p>
<p>&#8220;Kalau militer diminta mendisiplinkan masyarakat sipil. Disiplin militer beda dengan disiplin masyarakat sipil. Kondisi itu bisa memicu terjadinya kekerasan,&#8221; Feri saat dihubungi di kantornya, kemarin.</p>
<div class="parallax_detail parallaxB">
<div class="parallax_abs">
<div class="parallax_fix">
<div class="parallax_ads">
<p>Dalam Inpres, Presiden Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri mendukung kepala daerah dengan mengerahkan personel untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat.</p>
<p>Inpres juga diberikan kepada kepala daerah, yakni berkoordinasi dengan Panglima TNI serta Kapolri dalam menerapkan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan.</p>
<p>Sebenarnya, dalam UU No. 34 tahun 2004 tentang TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah membantu pemerintah daerah. Hal itu tertuang dalam Pasal 7 Ayat (2).</p>
<p>Akan tetapi, Feri menilai ketentuan itu mengatur tentang perbantuan militer dalam penanganan bencana alam, pengungsian serta pemberian bantuan kemanusiaan. Aturan tersebut dinilai tidak bisa dijadikan landasan pelibatan TNI dalam penanganan pandemi virus corona saat ini.</p>
<p>&#8220;Pandemi ini bukan bencana alam, tidak ada pengungsian, tidak ada penyerahan bantuan kemanusiaan berskala besar,&#8221; kata Feri.</p>
<p>Terpisah, Direktur Eksekutif Indonesian Club, Gigih Guntoro menyatakan hal berbeda. Menurutnya, TNI bisa saja dilibatkan dalam hal-hal terkait penanganan pandemi virus corona.</p>
<p>Dia merujuk pada Pasal 7 Ayat (2) poin 9 UU No. 34 tahun 2004 tentang TNI. Di sana disebutkan secara tersurat bahwa salah satu tugas pokok TNI adalah membantu pemerintah daerah.</p>
<p>Selain itu, pandemi virus corona juga sudah jadi masalah bersama. Menurutnya, pelibatan TNI sah-sah aja asalkan proporsional dan tidak mengedepankan pendekatan keamanan.</p>
<p>&#8220;Dalam konteks Inpres tersebut, segala sumber daya hukum memang harus dilibatkan dalam penanganan Covid termasuk TNI,&#8221; ucap Gigih.</p>
<p>Gigih juga tidak sepakat jika ada anggapan bahwa penanganan pandemi virus corona adalah urusan sipil, bukan militer. Menurutnya, TNI bisa saja dilibatkan dalam batas tertentu demi penanggulangan pandemi yang lebih optimal.</p>
<p>&#8220;Covid kan sudah menjadi bencana global, jadi tidak tepat jika ini urusan sipil atau militer. Covid ini masalah bersama, jadi semua perlu dilibatkan termasuk TNI, tentu dengan payung hukum yang jelas dan proporsional,&#8221; kata Gigih.</p>
<p>&#8220;Proporsional ini maksudnya ada petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaannya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sebenarnya, menurut Gigih, pemerintah daerah lebih perlu menggalakkan sosialisasi, pengawasan dan penerapan hukuman terhadap warganya. Apabila pemerintah daerah sudah berupaya dengan maksimal, maka tidak ada lagi urgensi untuk melibatkan TNI dan Polri.</p>
<p>&#8220;Jika semua instrumen pemda dari atas hingga tingkat RT digerakkan bersama-sama tentu tak perlu ada pengerahan TNI dan Polri dalam melakukan pengawasan,&#8221; kata Gigih.</p>
<p>Peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi lebih menyoroti tentang bagaimana pemerintah daerah melibatkan TNI dan Polri.</p>
<p>Menurutnya, peraturan yang dibuat pemerintah daerah nanti harus didampingi dengan peraturan Panglima TNI dan Kapolri terkait Inpres yang diterbitkan Jokowi. Fahmi menilai itu penting agar tidak ada masalah dalam pelibatan TNI dan Polri di lapangan.</p>
<p>&#8220;Dalam penerapan sanksi berupa teguran lisan sekalipun, tidak boleh disepelekan adanya kemungkinan &#8220;over action&#8221; dari para personel yang bertugas di lapangan,&#8221; kata Fahmi.</p>
<p>&#8220;Maka mestinya Pergub/Perkab/Perwal itu juga diimbangi dengan peraturan Panglima TNI dan Kapolri yang berisi kewenangan, prosedur, cara bertindak dan larangan bagi personel yang bertugas di lapangan. Tapi Inpres tidak menginstruksikan pembuatan peraturan tersebut,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Baca juga : KSP : <a href="https://harianterkini.com/2020/08/ksp-kami-deklarasi-presiden-jokowi/">KAMI Deklarasi 2 /08/ 2020 Presiden Jokowi Malah Enjoy</a></p>
</div>
</div>
</div>
</div><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/08/pro-kontra-inpres-no-6-tahun-2020/">Pro Kontra Inpres No 6 Tahun 2020 Tentang Pelibatan TNI Tangani Corona Di Masa New Normal</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2020/08/pro-kontra-inpres-no-6-tahun-2020/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Protokol Kesehatan Pelaksanaan Kurban Idul Adha dari Kementan</title>
		<link>https://harianterkini.com/2020/07/protokol-kesehatan-pelaksanaan-kurban/</link>
					<comments>https://harianterkini.com/2020/07/protokol-kesehatan-pelaksanaan-kurban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irzan Ardian]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 02:14:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianterkini.com/?p=2570</guid>

					<description><![CDATA[<p>HARIANTERKINI.COM &#8211; Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban jatuh pada Jumat (31/7/2020) mendatang. Di tengah pandemi Covid-19 ini, pelaksanaan Idul Adha berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, termasuk saat penyembelihan hewan kurban. Ada sejumlah aturan terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi untuk mencegah penularan virus. &#8220;Dalam pelaksanaan kurban tahun ini kita harus memperhatikan tiga pokok...</p>
<p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/07/protokol-kesehatan-pelaksanaan-kurban/">Protokol Kesehatan Pelaksanaan Kurban Idul Adha dari Kementan</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h5><strong>HARIANTERKINI.COM &#8211;</strong> Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban jatuh pada Jumat (31/7/2020) mendatang. Di tengah pandemi Covid-19 ini, pelaksanaan Idul Adha berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, termasuk saat penyembelihan hewan kurban. Ada sejumlah aturan terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi untuk mencegah penularan virus.</h5>
<p>&#8220;Dalam pelaksanaan kurban tahun ini kita harus memperhatikan tiga pokok yaitu kesehatan dari hewan yang akan di kurbankan, proses penyembelihan dan distribusi daging kepada yang membutuhkan,&#8221; ujar Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan I Ketut Diarmita, dalam keterangan tertulis PKH <a href="https://www.pertanian.go.id/">Kementan</a>.</p>
<p>Kesehatan hewan menjadi persyaratan utama yang harus dicermati dalam pemotongan.</p>
<p>&#8220;Diimbau kepada masyarakat yang ingin berkurban agar membeli hewan kurban yang sehat di tempat-tempat penjuaalan yang telah mendapat izin dari pemerintah daerah. Dalam hal penyelenggaraan hewan kurban harus memperhatikan ketentuan teknis yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 114 Tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban,&#8221; kata dia.</p>
<p>Terkait dengan situasi pandemi virus corona, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian melalui Surat Edaran Nomor: 0008/SE/PK.320/F/06/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Situasi Wabah Bencana Nonalam Corona Virus Disease (Covid-19) mengeluarkan panduan terkait pelaksanaan kurban.</p>
<p>Dalam edaran tersebut disebutkan, pemotongan hewan kurban sebaiknya dilaksanakan di rumah potong hewan Ruminansia (RPH-R). Akan tetapi, dalam hal keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R maka pemotongan hewan dapat dilakukan di luar RPH-R.</p>
<p>Berikut ini sejumlah protokol pemotongan hewan kurban dari Ditjen PKH Kementan.</p>
<p>Masyarakat diimbau untuk melakukan jaga jarak fisik yang meliputi:</p>
<ul>
<li>Pemotongan hewan kurban dilakukan di fasilitas pemotongan hewan kurban yang sudah mendapat izin dari pemerintah daerah kabupaten atau kota setempat melalui dinas yang membidangi fungsi kesehatan masyrakat veteriner</li>
<li>Mengatur kepadatan dengan membatasi jumlah panitia dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban</li>
<li>Melakukan pembatasan di fasilitas pemotongan hewan kurban yang hanya dihadiri leh panitia</li>
<li>Pengaturan jarak minimal 1 meter dan tidak saling berhadapan antar petugas saat melakukan aktifitas pengulitan, pencacahan, penanganan dan pengemasan daging</li>
<li>Pendistribusian daging kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik</li>
</ul>
<p>Masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan beberapa hal terkait kebersihan yang meliputi :</p>
<ul>
<li>Petugas yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging dan jeroan harus dibedakan</li>
<li>Setiap orang harus menggunakan alat pelindung diri paling kurang masker sejak perjalanan dari atau ke rumah dan selama di fasilitas pemotongan.</li>
<li>Petugas yang melakukan pengulitan, penanganan dan pencacahan karkas atau daging dan jeroan harus memakai alat pelindung diri seperti masker, faceshield, sarung tangan sekali pakai, apron dan penutup alas kaki atau sepatu</li>
<li>Penanggung jawab kegiatan kurban mengedukasi setiap orang untuk menghindari menyentuh muk termasuk mata, hidung, telinga dan mulut</li>
<li>Penanggung jawab kegiatan kurban menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer.</li>
<li>Setiap orang menghindari berjabat tangan atau kontak langsung serta memperhatikan etika batuk, bersin atau meludah.</li>
<li>Setiap orang juga harus melakukan pembersihan tempat pemotongan dan peralatan yang akan maupun telah digunakan serta membuang kotoran dan atau limbah pada fasilitas penanganan kotoran atau limbah.</li>
<li>Setiap orang di tempat pemotongan nantinya juga harus membersihkan diri sebelum melakukan kontak dengan keluarga di rumah.</li>
</ul>
<p>Selain itu, sebelum pemotongan berlangsung, juga diimbau untuk melakukan pemeriksaan kesehatan awal yang meliputi :</p>
<ul>
<li>Melakukan pengukuran suhu tubuh di tiap pintu masuk tempat pemotongan</li>
<li>Tiap orang yang memiliki gejala demam atau nyeri tenggorokan atau batuk, pilek atau sesak napas dilarang masuk ke tempat pemotongan</li>
<li>Panitia juga sebaiknya berasal dari lingkungan tempat tingal yang sama san tidak dalam masa karantina mandiri.</li>
</ul>
<p><strong>Baca juga : <a href="https://harianterkini.com/2020/07/kemenag-imbau-lansia-dan-anak-anak/">Kemenag Imbau Lansia Dan Anak-anak Tidak Salat Idul Adha Berjamaah</a></strong></p><p>The post <a href="https://harianterkini.com/2020/07/protokol-kesehatan-pelaksanaan-kurban/">Protokol Kesehatan Pelaksanaan Kurban Idul Adha dari Kementan</a> first appeared on <a href="https://harianterkini.com">HARIANTERKINI.COM</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianterkini.com/2020/07/protokol-kesehatan-pelaksanaan-kurban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 29/107 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching 4/24 queries in 0.011 seconds using Memcached

Served from: harianterkini.com @ 2026-10-07 20:59:58 by W3 Total Cache
-->